Mobil Pikap Terjebak Gempa di Jalan Poros Kecamatan Palue Belum Dievakuasi
MAUMERE,dewadet.com-Satu unit mobil jenis Pikap terjebak saat gempa berkekuatan 7,7 menguncang Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu pagi 15 Agustus 2026 pukul 05.58 Wita, belum bisa dievakuasi dari Jalan Poros Kecamatan Palue di Pulau Palue.
Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan lokasi terjebaknya kendaraan tersebut di jalan poros Kecamatan Palu’E tujuan Nitung Lea.
Ketika gempa berlangsung, mobil tersebut melintasi ruas jalan, terjadi longsoran, Batu dan kayu yang dari sisi tebing menutup ruas jalan menjebak mobil tersebut,
Pengemudi pikap bersama seorang orang rekannya duduk di depan dan seorang lagi di belakang mobil menyelamatkan diri, sementara mobil belum bisa di evakuasi.
Baca juga:Bupati Sikka dan Forkompimda Bermalam di Palue: Warga Tidak Sendirian
Warga Palue, Wiliam Toka, menuturkan lokasi kejadian di bagian bagian barat berdekatan dengan timur laut Kota Mbay.
“Semoga ada pihak yang bisa membantu mengevakuasi kendaraan tersebut dari lokasi kejadian,” tulis Wiliam dalam pesan WhatsApp Senin malam.
Wiliam menuturkan selama tiga hari, Palue putus komunikasi dengan dunia luar. Listrik milik PT PLN baru bisa beroperasi kembali pada Senin sore, 17 Agustus 2026 bersamaan juga diakses kembali internet .
“Sebelumnya kami hanya andalkan genzet dan Starlaink. Dampak gempa dirasakan seluruh warga yang berdiam di satu pulau ini. Kemarin sudah ada bantuan gempa tiba dari Maumere,” kata Wiliam. *





