Selasa, 01 September 2026. Hari Biasa Pekan XXII. 1 Korintus 2:10b-16; Lukas 4:31-37
Oleh: RD.Fidelis Dua
SAUDARI dan saudara terkasih, kita memasuki Bulan Kitab Suci dengan tema “Yesus Guru yang Penuh Kuasa, Wajah Yesus dalam Injil Matius.”
Injil hari ini dari Lukas memperlihatkan wajah yang sama ketika orang-orang takjub karena perkataan Yesus penuh kuasa. Kuasa-Nya bukan terletak pada suara yang keras atau kata-kata yang memukau, melainkan pada Sabda yang membawa perubahan.
Ia bersabda, kuasa jahat mundur dan manusia dibebaskan. Di tengah dunia yang dipenuhi begitu banyak suara, suara siapa yang kita izinkan mempunyai kuasa atas hidup kita? Marilah kita memilih mendengarkan suara Sang Guru yang penuh kuasa, sebab Sabda-Nya benar, dapat dipercaya, dan sanggup mengubah hidup.
Namun untuk sungguh mendengarkan suara-Nya, kita membutuhkan hati yang dibimbing oleh Roh. Paulus berkata bahwa manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, sedangkan manusia rohani mampu menilai segala sesuatu.
BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Kabar Baik Harus Menjadi Nyata
Menjadi manusia rohani bukan berarti menjauh dari persoalan nyata, melainkan belajar melihat kehidupan dengan pikiran Kristus dan membiarkan Roh Allah membentuk cara kita menilai, memilih, berbicara, dan bertindak.
Kitab Suci yang kita baca harus kita biarkan menyentuh bagian-bagian hidup yang masih dikuasai dendam, kesombongan, kebiasaan buruk, ketidakjujuran, dan ketidakpedulian kepada sesama. Sabda sungguh kita dengarkan ketika kita mengizinkannya menunjukkan apa yang harus kita tinggalkan dan apa yang harus mulai kita lakukan. Karena itu, setiap hari bacalah Kitab Suci dengan tenang, lalu tanyakan dalam hati, Tuhan, apa yang Engkau minta saya ubah hari ini?
Di sinilah Bulan Kitab Suci sungguh menjadi bulan perubahan hidup. Jangan puas mengagumi Yesus seperti orang banyak yang takjub akan perkataan-Nya, tetapi izinkanlah Sabda-Nya mengubah bagian konkret hidup kita.
Bila Sabda meminta kita mengampuni, mulailah berdamai. Bila Sabda menyadarkan kita akan kebiasaan yang salah, beranilah meninggalkannya. Bila Roh menggerakkan kita untuk menolong seseorang, lakukanlah hari ini. Jangan hanya membuka Kitab Suci, bukalah juga hidup kepada Sabda, sebab Sabda Kristus yang diterima dengan iman mempunyai kuasa untuk membebaskan, mengubah, dan menjadikan hidup kita semakin serupa dengan-Nya.
Marilah kita datang kepada Sabda bukan hanya untuk membacanya, tetapi untuk membiarkan Sabda membaca hati kita, menegur yang salah, menyembuhkan yang terluka, dan mengubah yang harus diubah. Sebab Sabda yang hanya dibaca akan tinggal dalam halaman-halaman, tetapi Sabda yang dihidupi akan menjadi kekuatan yang mengubah kita dan dunia di sekitar kita.
Petikan BUSA-H #01/09/2026
”Jangan hanya membaca Kitab Suci tetapi biarkan Kitab Suci membaca hatimu dan menunjukkan apa yang harus diubah.”
”Di tengah kebisingan dunia, suara siapa yang kita izinkan membentuk hati dan menentukan arah hidup kita?”
Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Kepala Boleh Hilang, Kebenaran Jangan
”Sabda yang diterima dan dihidupi akan mengubah hati, tindakan, dan dunia di sekitar kita.”
”Jangan hanya kagum pada Sabda yang penuh kuasa, namun berilah Sabda kuasa untuk mengubah hidupmu.”
Tuhan memberkati kita#rd.fd@






