Jumat, 02 Oktober 2026. Peringatan Wajib Para Malaikat Pelindung. Kitab Keluaran 23:20-23a; Matius 18:1-5.
Oleh: RD.Fidelis Dua
SAUDARI dan saudara terkasih. Santo Hieronimus pernah berkata, “Begitu berharganya martabat jiwa manusia bagi surga sehingga setiap anggota umat manusia memiliki malaikat pelindung sejak saat orang tersebut mulai ada.”
Ungkapan ini menegaskan bahwa malaikat pelindung adalah makhluk rohani ciptaan Allah yang diutus-Nya untuk mendampingi setiap manusia, sebagai tanda nyata bahwa kasih dan perhatian Tuhan menyertai kita sepanjang perjalanan hidup.
Hari ini, pada Peringatan Wajib Para Malaikat Pelindung, kita merayakan anugerah yang sering terlupakan, bahwa Tuhan memberikan kepada kita seorang sahabat surgawi yang menjaga, mendoakan, dan membimbing perjalanan hidup kita.
Dalam Kitab Keluaran, Tuhan berfirman, “Sungguh, Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan.”
Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Jalan Kecil yang Menjangkau Dunia
Betapa indahnya, bahkan sebelum kita mengetahui jalan mana yang harus ditempuh, Allah telah menyediakan penyertaan bagi perjalanan kita. Malaikat pelindung mengingatkan bahwa hidup kita terlalu berharga untuk dibiarkan berjalan sendirian.
Namun, perlindungan malaikat tidak berarti bahwa semua pilihan kita otomatis menjadi benar. Malaikat membimbing kita menuju kehendak Allah, tetapi tidak mengambil alih kebebasan kita untuk memilih, sehingga kita pun harus bersedia bekerja sama dengan bimbingannya.
Ada saatnya hati kecil mengingatkan kita untuk tidak mengambil jalan pintas yang tidak jujur atau berani menghentikan tindakan-tindakan kejahatan. Kita mungkin tidak melihat malaikat pelindung, tetapi kita dapat belajar semakin peka terhadap dorongan untuk memilih yang benar, sekalipun pilihan itu tidak mudah.
Sebab tujuan pendampingannya bukan sekadar membuat perjalanan kita aman dan nyaman, melainkan menuntun kita sampai kepada Allah, tujuan akhir kehidupan kita.
Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Iman Memberi Arah, Sabda Menuntun Langkah
Dan, kasih Allah yang menjaga kita itu juga mengajarkan bagaimana seharusnya kita memperlakukan sesama. Dalam Injil, Yesus mengingatkan, “Jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini,” sebab malaikat mereka di surga selalu memandang wajah Bapa.
Betapa dalam pesan ini, orang yang mungkin kita anggap tidak penting, tidak mempunyai pengaruh, atau mudah kita abaikan ternyata begitu berharga di hadapan Allah sehingga surga sendiri memperhatikannya.
Maka menghormati malaikat pelindung tidak cukup hanya dengan memohon perlindungannya, tetapi juga dengan belajar menghargai setiap manusia yang dipercayakan Tuhan kepada perhatian kita.
Hari ini, bersyukurlah atas malaikat yang menjaga langkahmu, dan jangan sampai dalam perjalananmu menuju surga, engkau justru menginjak martabat sesama yang juga dijaga oleh malaikat Tuhan.
Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Mikael Melawan, Gabriel Mewartakan, Rafael Menyembuhkan
Petikan BUSA-H #02/10/2026
”Kita mungkin tidak melihat malaikat yang berjalan bersama kita, tetapi setiap langkah menuju kebaikan mengingatkan bahwa surga tidak pernah berhenti memperhatikan perjalanan hidup kita.”
”Malaikat pelindung dapat menunjukkan jalan menuju Tuhan, tetapi kitalah yang harus berani memilih dan melangkah di jalan itu.”
”Jangan pernah merendahkan seseorang yang dianggap kecil oleh dunia, sebab pribadi yang mungkin luput dari perhatian manusia tetap berharga di hadapan Allah dan dijaga oleh malaikat-Nya.”
Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Jika Semuanya dapat Hilang, Apa yang Masih Kita Perebutkan
”Bersyukurlah karena Tuhan mengutus malaikat untuk menjaga langkahmu, tetapi jadikanlah hidupmu juga sebagai jalan bagi orang lain untuk merasakan kasih dan perlindungan-Nya.”
Tuhan memberkati kita#rd.fd@






