BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Terimalah Rahmat,Bagikan Kebaikan
Rabu, 02 September 2026. Hari Biasa Pekan XXII. 1Kor 3:1-9; Luk 4:38-44.
Oleh: RD.Fidelis Dua
SAUDARI dan saudara terkasih. Ada pengalaman yang sangat manusiawi dalam Injil hari ini. Setelah melihat Yesus menyembuhkan banyak orang, orang banyak mencari Dia dan ketika menemukan-Nya, mereka berusaha menahan-Nya supaya jangan meninggalkan mereka.
Mereka telah mengalami kebaikan Yesus dan ingin terus menikmati kehadiran-Nya. Namun Yesus tidak membiarkan diri-Nya dimiliki oleh satu kelompok. Ia berkata, “Juga di kota-kota lain Aku harus mewartakan Injil Kerajaan Allah.”
Di tengah dunia yang mudah membuat kita berpusat pada kebutuhan, kenyamanan, kelompok, dan kepentingan sendiri, Yesus mengajar kita bahwa beriman bukan hanya menerima kebaikan Tuhan, tetapi membiarkan kebaikan yang kita terima bergerak keluar dan menjangkau orang lain.
Namun gerak keluar itu membutuhkan hati yang semakin dewasa. Paulus menegur jemaat Korintus bahwa iri hati dan perselisihan menunjukkan bahwa mereka masih hidup secara duniawi. Mereka sibuk berkata, “Aku dari golongan Paulus” dan “Aku dari golongan Apolos.”
Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Kabar Baik Harus Menjadi Nyata
Paulus mengembalikan mereka kepada yang paling penting. Paulus menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.
Kita pun dapat jatuh dalam kedangkalan yang sama ketika iri melihat keberhasilan orang lain, sulit menghargai karya sesama, membangun kelompok sendiri, atau merasa bahwa hanya diri dan kelompok kitalah yang paling penting.
Kedewasaan iman mulai tumbuh ketika kita berhenti mempersoalkan siapa yang lebih hebat dan mulai bekerja bersama untuk menghadirkan kebaikan bagi sesama dan kemuliaan bagi Allah.
Karena itu, iman yang dewasa selalu membawa kita keluar dari diri sendiri. Hari ini, beranilah menghentikan satu sikap iri atau perselisihan dengan mengucapkan kata yang baik, meminta maaf, atau menghargai keberhasilan seseorang yang selama ini sulit kita terima.
Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Kabar Baik Harus Menjadi Nyata
Lalu lakukanlah satu kebaikan bagi seseorang di luar lingkaran kenyamanan kita, sebab rahmat Tuhan tidak diberikan untuk kita tahan bagi diri sendiri.
Yesus terus berjalan agar Kabar Baik menjangkau lebih banyak orang, dan Paulus mengingatkan bahwa kita hanyalah kawan sekerja Allah.
Jangan menahan Tuhan hanya untuk diri sendiri dan jangan membesarkan diri dalam karya-Nya. Terimalah rahmat, bagikanlah kebaikan, dan biarkan Allah yang memberi pertumbuhan.
Petikan BUSA-H #02/09/2026
”Rahmat Tuhan tidak pernah diberikan untuk berhenti pada diri kita, sebab setiap rahmat yang kita terima selalu membawa panggilan untuk menjadi kebaikan bagi orang lain.”
”Kedewasaan iman dimulai ketika kita berhenti bertanya siapa yang lebih hebat dan mulai bertanya apa yang dapat kita kerjakan bersama untuk kebaikan.”
”Jangan iri ketika orang lain bertumbuh dan jangan sombong ketika kita berhasil, sebab kita hanya menanam dan menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.”
”Jangan menahan Tuhan hanya untuk diri sendiri, tetapi terimalah rahmat-Nya, bagikanlah kebaikan-Nya, dan biarkan Allah menumbuhkan buahnya dalam kehidupan sesama.”
Tuhan memberkati kita#rd.fd@





