Cairan Dialisa Tersedia Lagi di RSUD Maumere, Wabup Sikka: PKS Vendor Baru Sudah Jalan
MAUMERE, dewadet.com-Sempat kosong sampai hari kedelapan, cairan dialisa untuk perawatan pasien cuci darah akhirnya tersedia kembali di Unit Hemodialisis RSUD dr.TC Hillers Maumere, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Senin 18 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 Wita.
Sejak Senin petang, pasien yang membutuhkan pelayanan cuci darah kembali memenuhi Unit Hemodialisis. Pada hari Selasa, 19 Mei 2026 pelayanan kembali normal. Keluarga pasien cuci darah memenuhi unit pelayanan berlokasi di belakang Unit Gawat Darurat RSUD Maumere.
Kepala Unit Hemodialisis, Kenny Darmawi Putra, mengatakan ekspeditur PT Citra Niaga mengantar cairan dialisa yang dikirim oleh vendor dari Jakarta.
Dilkatakannya,cairan dialisa dikirim dua gelombang. Pengiriman pertama yang sudah masuk Senin siang diperkirakan bisa melayani kebutuhan selama dua setengah bulan ke depan.
Baca juga:Delapan Hari Cairan Dialisa di RSUD TC Hillers Maumere Kosong, Keluarga Pasien Mengamuk
Untuk mengantisipasi kelangkaan terulang, kata Kenny, kemungkinan dalam waktu satu sampai satu setengah bulan ke depan, vendor akan mengirim lagi kebutuhan cairan dialisa. Namun, dia belum tahu persis jadwal pengiriman gelombang kedua.
“Nanti kami komunikasikan lagi dengan pihak vendor. Semoga ke depan lancar terus, tidak terjadi lagi kekurangan karena akan memberatkan pasien, memberatkan kami juga tenaga medis di sini yang mau melayani pasien,” ujar dia.
Kerjasama Vendor Baru
Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi, dihubungi Selasa siang mengakui cairan dialisa sudah tiba di Maumere, Senin siang. Di siang hari itu, kata Simon, pelayanan kepada pasien cuci darah kembali dilaksanakan.
Baca juga:RSUD Maumere Punya Dua Dokter Anestesi
Simon menegaskan kelangkaan cairan dialisa yang berlangsung beberapa hari bukan karena terlambat pemesanan, tetapi karena pengiriman yang telat oleh ekspedisi.
“Kewajiban mereka (RSUD Maumere) sangat baik. Kemarin cairan dialisa sudah ada di unit cuci darah,” kata Simon.
Dikatakannya, kontrak kerjasama dengan vendor ini berlangsung 15 tahun semenjak masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera-Paolus Nong Susar sudah berlangsung 10 tahun atau masih sisa lima tahun.
Meski kontrak vendor pertama ini masih berlangsung, kata Simon, saat ini sedang digarap perjanjian kerjasama (PKS) yang baru RSUD Maumere dengan vendor yang baru lagi. Ke depan akkan ada dua vendor yang menyediakan fasilitas cuci darah di RSUD Maumere.
Baca juga:FK UGM Visitasi di RSUD Maumere, Fasilitas Lengkap dan Beri Dukungan Dokter Ahli
“Sudah ada PKS-nya, pihak ketiga ini juga sudah siapkan fasilitas dan karyawan, sehingga ke depan kita memiliki dua vendor. Kalau salah satunya tersendat, masih ada alternative vendor yang lain,” kata Simon.
Diberitakan sebelumnya, sudah berlangsung delapan hari persediaan cairan dialisa (digunakan pasien cuci darah) terjadi di RSUD dr. TC Hillers Maumere, Provinsi Nusa Tenggara Timur, sehingga pelayanan kepada pasien cuci darah tidak diberikan.
Masalah serupa terjadi bulan September 2025. Ketika itu persediaan cairan dialisa menipis selama kurang lebih dua minggu, sehingga pasien yang hendak cuci darah hanya bisa dilayani sekali tindakan seminggu. *





