Jati Diri CU sampai Layanan Anggota, Pengelola Kelompok Sahabat Obor Mas TTS Jalani Diklat

Pengurus KSP Kopdit Obor Mas memberikan pendidikan dan pelatihan kepada pengelola Kelompok Sahabat Obor Mas KCU TTS di Soe, Sabtu 29 November 2025. (dok.Obor Mas KCU TTS).

SOE,dewadet.com-Sejumlah 50 orang pengelola Kelompok Sahabat Obor Mas Kantor Cabang Utama (KCU) Timor Tengah Selatan (TTS) mengikuti pendidikan dan latihan dua hari, Sabtu-Minggu 29-30 November 2025 di Aula Hotel Jati Asih, Kota Soe.

Manajer KCU TTS, Yohanes Saverinus Padeng, mengatakan pendidikan dan latihan (Diklat) menghadirkan nara sumber pengurus KSP Kopdit Obor Mas, Andreas M .Mbete, Valerianus Samador, Alexius Bertholomeus, dan Theresia Angelina Bala ..

Dalam dua hari kegiatan yang dihadiri juga Sekretaris MIDI KCU TTS, Verawati Naomi Lado, kata Yohanes, akan menanamkan hal-hal sangat mendasar tentang koperasi.

Materi diberikan mencakup Ideologi Credit Union (CU), Jati Diri CU dan Sejarah CU Obor Mas. Visi dan Misi Kopdit Obor Mas, Frame Work Sahabat Obor Mas, Sosialisasi Keputusan RAT,  Hak dan Kewajiban Pengelola Sahabat Obor Mas, Produk dan Layanan Kopdit Obor Mas, Strategi Pemasaran, dan Customer Relationship.

Baca juga:Handriyanto, Klaim Biaya Perawatan,Meninggal Diberi Dana Duka dan Asuransi Kopdit Obor Mas   

Kopdit Obor Mas telah berusia 53 tahun didirikan 4 November 1972 di Maumere, bermula dari kehidupan para guru sekolah dasar (SD) di tahun 1970-an. Gaji sangat kecil dan terlambat berbulan-bulan baru dibayar membuat kehidupan guru dan keluarganya morat-marit. Bahkan beberapa guru di Sikka mundur dari tugas utamanya beralif profesi karena tidak kuat menderita.

Keadaan itu menginspirasi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Sikka, Yosef Doing, bersama lima orang pejabat dari Kantor Dinas P dan K, dan Departemen P dan K mendirikan CU,sebelum menjelma Koperasi Kredit (Kopdit).

Kelima anggota pendiri CU Obor Mas yakni Remigius Sinantong Parera, Yosef Lavanto Parera, St.Osisi da Lopez, GB da Lopez, dan Bartholomeus Tanga, selain puluhan guru SD. Mereka sepakat memberi nama CU Obor Mas, seturut keanggotaanya. Guru ibarat obor yang senantiasa memberi terang kepada setiap anak didiknya dan masyarakat dimana dia berad atau bertugas.

Tercatat 98 orang guru di awal pendirian, kemudian hari menjadi anggota perdana CU Obor Mas. Modal awal terkumpul Rp 105.500 disepakati dipinjamkan kepada seorang guru untuk urusan adat dan pernikahan.

Baca juga:Febi Tak Menyangka Suami Wariskan Asuransi Rp 34 Juta di Kopdit Obor Mas

Dari awalnya hanya 98 anggota, CU Obor Mas menjelma namanya menjadi Kopdit Obor Mas telah menghimpun 163 ribu anggota dari seluruh lapisan masyarakat dan beragam profesi.

Modal awalnya hanya RP 105.500, berkembang pesat dengan total aset Rp 1,5 Triliiun di tahun 2025. Dari tak punya apa-apa, hanya tempat berhimpun para guru senasib, Kopdit Obor Mas menjelma menjadi salah satu Kopdit Terbaik di Tanah Air, dan Kopdit pertama dari tiga koperasi di Indonesia yang menyalurkan Kredit Usaha Rakyat  (KUR) yang selama ini menopoili bank-bank pemerintah. *

Penulis: Eginius Moa

Editor: Eginius Moa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan