Gempa Flores: Satu Orang Meninggal, Dua Orang Dirawat Tertimpa Bangunan
MAUMERE,dewadet.com-Gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 15/8/2026 pagi menewaskan satu orang dan dua orang menderita luka.
“Kami menerima informasi bahwa saat terjadi gempa, bangunan yang berada di Pelabuhan Lauren Say Maumere rubuh dan menimpa satu orang korban atas Meliana Nenong (54) meninggal dunia, dan dua orang luka-luka. Semua korban dievakuasi Tim SAR Gabungan ke RSUD T.C Hillers Maumere,” kata Fathur Rahman Kepala Kantor SAR Maumere..
Gempa terjadi pada pukul 04.58.24 WIB atau pukul 05.58 WITA berpusat di laut, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer.
Guncangan terasa kuat di sejumlah wilayah NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan.
Baca juga: Hari ini, 33 Tahun Lalu, Gempa Flores dan Tsunami, Semoga Tidak Amnesia Kolektif
Di Kota Maumere, dampak gempa merusak bangunan Terminal Penumpang PT Pelindo di Pelabuhan Lorens Say. Seluruh plafon pada lantai satu dan lantai dua ambruk dan beberapa tembok roboh.
Sedangkan plaffon Gereja Santo Thomas Morus berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta juga juga mengalami kerusakan
Di Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo beberapa kantor pemerintahan, fasilitas umum, dan rumah penduduk rusak. Kondisi yang sama terjadi di Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai dan Pota Kabupaten Manggarai Timur.
Gempa Flores Sabtu pagi tadi meningatkan kembali Gempa dan Tsunami Flores pada 12 Desember 1992. Musibah 34 tahun silam menewaskan ribun korban dan ribuan fasilitas umum. *



