Harga Kelapa Melambung 50 Persen Bikin Petani di Sikka Ceria
MAUMERE,dewadet.com-Kelangkaan kelapa di dalam negeri dan permintaan luar negeri yang besar telah menaikkan harga jual kelapa sekitar 40-50 persen di tangan petani kelapa di Kabupaten Sikka, Pulau Flores. Kenaikan harga membawa keceriaan dan semangat kepada petani kelapa.
Harga buah kelapa semula berkisar Rp 2-3 ribu perbuah, kini melambung menjadi Rp 4 ribu perbuah. Buah kepala kupas ditimbang Rp 4.700 perKg-Rp 5 ribu perKg oleh pengepul yang membeli dari tangan pertama petani atau pemilik kelapa.
Sementara harga kopra beberapa bulan lalu berkisar Rp 10 ribu sampai Rp 12 ribu perKg untuk berbagai kategori kini menjadi Rp 17 ribu-Rp 18 ribu perKg.
Lain lain lagi penjualan kelapa parut di pasar-pasar di Kota Maumere. Buah kelapa ukuran besar yang awal tahun ini berkisar Rp 4-5 ribu perbuah kini menjadi Rp 8-9 ribu perbuah. Buah kelapa ukuran kecil dan sedang berkisar Rp 5-7 ribu perbuahnya.
Baca Juga: Balap Sepeda Tour De ENTETE Digelar September, Promosikan Budaya dan Pariwisata
“Kami tentu senang sekali dengan harga kepala seperti sekarang. Padahal beberapa tahun lalu, harga sangat rendah membuat kami malas mengurus tanaman kelapa,” kata Thomas Karolus, petani kelapa asal Desa Nitaklong, Kecamatan Nita, sebelah barat Kota Maumere, Rabu pagi 30 April 2025.
Karel mengatakan beberapa tahun lalu, buah kelapa dan kopra sepertinya tidak berharga di pasaran. Keadaan itu, kata Karel, membuat kebanyakan petani di kampungya membiarkan saja buah kelapa jatuh hingga tumbuh di tanah.

Pengakuan serupa disampaikan oleh Aprianus Lesu, warga Kampung Nitakloang. Dia mengaku bersemangat lagi mengurus tanaman kelapa setelah sekian lama harga turun.
Dia berharap harga kelapa maupun kopra tetap tinggi sehingga memberikan pendapatan yang baik bagi kehidupan petani.
Baca Juga: Maling Beraksi Saat Pedagang Pasar Tingkat Maumere Makan Siang dan Mengantuk
Saulus Samuel, penjual buah kelapa kupas Pasar Alok Maumere mengatakan harga kelapa sangat bagus selama bulan April 2025. Dia membeli buah kelapa kupas kering dari para petani Rp 5-7 perbuah untuk semua ukuran besar dan kecil.
“Buah besar saya jual harha Rp 7 ribu. Buah kecil Rp 6 ribu perbuah. Tetap untung karena kami beli semua ukuran buah besar dan kecil. Petani senang sekali dengan harga kelapa sekarang,” kata Samuel, warga Waidoko, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat.
Sementara di Jakarta, harga kelapa parut Rp 25 ribu perbuah sedangkan di Surabaya, Jawa Timur Rp 18 ribu perbuah. Kenaikan harga ini disebabkan eksport kepala yang tinggi ke luar negeri.
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Sikka, Verdi Lepe mengatakan kenaikan harga buah kelapa dan kopra kerana permintaan tinggi di pasaran. Meski banyak kelapa dari Sikka dibawa keluar ke Pulau Jawa tidak menyebabkan kekurangan untuk kebutuhan daerah.
Baca juga: Patung Kristus Raja, Kenangan Lawatan Paus Yohannes Paulus II ke Maumere
“Bagus sekali kalau harga kelapa naik. Karena selama ini, harga buah kepala maupun kopra sangat rendah membuat petani malas,” kata Verdi Lepe, Rabu pagi 30 April 2025. *
Penulis: Eginius Moa
Editor: Eginius Moa





