Hari Ini,18 Mei 2025 Misa Pelantikan Paus Leo XIV
VATIKAN, dewadet.com-Paus Leo XIV yang terpiih dalam konklaf tanggal 8 Mei 2025 akan dilantik, Minggu 18 Mei 2025 pukul 10 waktu Vatikan atau pukul 16.00 Wita dalam misa yang menandai permulaan karya kepausannya di alun-alun Vatikan.
Paus Leo XIV telah memimpin misa perdana setelah terpilih pada Jumat (9/5/2025). Namun, ia secara resmi dilantik 10 hari kemudian. Laman Time menyebutkan, tidak ada aturan tertentu untuk menentukan berapa lama jarak dari selesainya konklaf hingga pelantikan paus baru.
Ketika Paus Fransiskus terpilih pada 13 Maret 2013, misa pelantikan digelar enam hari kemudian. Pelantikan Paus Fransiskus kala itu dihadiri mantan Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan mantan Presiden Argentina Cristina Fernandez.
Sebelum misa, Paus akan mengunjungi makam Santo Petrus di dalam Basilika Santo Petrus. Para diakon membawa cincin nelayan dan palium, jubah yang dikenakan Paus. Setelah itu, Paus akan menuju Alun-alun Santo Petrus untuk misa. Setelah itu, Paus akan mengenakan palium dan cincin, simbol pengangkatannya sebagai paus.
Baca Juga: Paus Leo XIV Telepon Presiden Zelensky Bahas Ribuan Anak Ukraina Dideportasi ke Rusia
Jadwal padat
Meski baru dilantik secara resmi 10 hari kemudian, Paus Leo XIV sudah dinanti jadwal yang sangat padat setelah terpilih. Pada Sabtu (10/5/2025), Paus akan menggelar pertemuan dengan para kardinal. Hari berikutnya, Paus akan memimpin doa Ratu Surga di Basilika Santo Petrus.
Vatikan mengungkapkan, Paus Leo XIV akan bertemu dengan jurnalis internasional pada Senin (12/5/2025). Pada Jumat, 16 Mei, ia bertemu dengan para diplomat yang bertugas untuk Takhta Suci Vatikan.
Setelah dilantik pada 18 Mei, Paus Leo XIV akan menggelar audiensi umum pertama pada 21 Mei. Lalu, pada 24 Mei, ia akan bertemu dengan anggota Kuria Roma atau para pejabat tinggi Vatikan.
Banyak pihak menilai, karya kepausan Paus Leo XIV akan melanjutkan langkah mendiang Paus Fransiskus. Pemilihan nama Leo diyakini mengindikasikan keberpihakannya pada isu-isu sosial.
Baca Juga:Paus Leo XIV Akan Terima Cincin Nelayan, Simbol Penerus Santo Petrus
Saat memimpin misa perdana, Paus Leo XIV menyerukan agar gereja menjadi ”cahaya” bagi dunia yang diliputi kegelapan. Ia meminta para kardinal untuk mengarahkan gereja agar bisa menjangkau tempat-tempat yang masih kekurangan iman dan lebih memilih teknologi, uang, kesuksesan, kekuasaan, atau kesenangan.
Sambutan Almamater
Terpilihnya Paus Leo XIV masih mengundang sambutan hangat dari berbagai pihak. Harapan juga terus disuarakan untuk kepausan yang akan dijalankan Paus Leo XIV.
Dari almamaternya di Universitas Villanova, klub bisbol Chicago White Sox, hingga warga Chicago dan Peru mengungkapkan kegembiraan mereka atas terpilihnya Paus Leo XIV.
Baca Juga: Kenali Ordo Agustinian, Ordo Paus Leo XIV
Pada Kamis, lonceng gereja berdentang selama berjam-jam di Universitas Villanova kala alumnusnya, Kardinal Robert Prevost, diumumkan terpilih sebagai paus. Pastur John Lydon mengenang pada 1977 kala dia menuntut ilmu di kampus itu bersama Prevost. Ketika itu, Lydon berpidato untuk kelas seni dan sains. ”Saya yakin dia tidak ingat pidato itu, sudah bertahun-tahun lalu,” ujar Lydon, tertawa.
Prevost lulus dari Villanova sebagai sarjana matematika tahun 1977. Ia kemudian menerima doktor honoris causa, doktor humaniora kehormatan, dari kampus itu pada 2014.
Para mahasiswa Villanova turut bersukaria. ”Kami hanya bisa berteriak, bersorak, menangis, dan menyadari kami pernah bertemu dengannya. Ia rendah hati dan peduli dengan sekelompok mahasiswa sehingga mau memimpin misa bersama kami. Sekarang orang inilah Paus kami. Ini berarti segalanya,” tutur Peggy Murray, mahasiswa senior. Ia bertemu dengan Kardinal Prevost di Roma tahun lalu.
Kegembiraan Chicago
Kegembiraan pun melingkupi warga Chicago, salah satunya Paula Hambrick. Ia tidak pernah membayangkan sepanjang hidupnya bahwa Gereja Katolik akan dipimpin seorang paus dari Amerika Serikat, terlebih dari kota asalnya.
Baca Juga: Kenapa Paus Leo XIV Punya Julukan ‘Father Bob’
”Mungkin ada tiga hal yang saya harapkan dalam hidup: melihat Cubs memenangi World Series, seorang perempuan menjadi presiden, dan seorang paus Amerika (Serikat),” ujar perempuan 77 tahun itu, menyebut tim bisbol profesional setempat.
Paus Leo XIV dikenal sebagai pendukung klub saingan Cubs, yakni White Sox. Klub bisbol itu pada Kamis mengunggah potongan wawancara dengan saudara laki-laki Paus Leo di X bersama gambar papan video bertuliskan ”Hei Chicago, dia penggemar Sox! Lihatlah itu. Selamat kepada Paus Leo XIV dari Chicago!”
”Beberapa hal lebih besar dari bisbol, dan dalam hal ini, kami senang memiliki penggemar White Sox yang diwakili di Vatikan. Sebuah kaus bergaris-garis White Sox dengan namanya dan sebuah topi sudah dalam perjalanan ke Roma, dan tentu saja, Paus selalu diterima di stadion bisbol,” sebut pernyataan White Sox.
Paus Leo XIV juga dikenal sebagai penggemar dan pemain tenis. ”Saya menganggap diri saya pemain tenis amatir,” ujar Prevost tahun 2023 setelah diangkat sebagai Prefek Dikasteri untuk Para Uskup.
Baca Juga: Paus Leo XIV Menyapa Umat Lewat Doa Ratu Surga
Sejak meninggalkan Peru pada 2023, ujar Prevost, dirinya hanya punya sedikit waktu untuk berlatih tenis dan menantikan waktu untuk bisa kembali ke lapangan. ”Bukan berarti pekerjaan baru ini memberi waktu luang bagi saya sejauh ini,” lanjutnya.
Kini, sebagai Paus, dia bahkan punya lebih sedikit waktu untuk bermain tenis. Meski demikian, pemain tenis Yunani, Stefanos Tsitsipas, mengatakan akan sangat senang jika bisa memukul bola bersama Paus jika ada waktu. ”Kenapa tidak? Saya kira tokoh seperti ini bisa mengajarkan sesuatu,” ucapnya.
Coco Gauff, pemenang Grand Slam AS Terbuka 2023, mengatakan, dirinya hampir saja berlari dan ikut serta dalam keramaian di Alun-alun Santo Petrus saat pengumuman terpilihnya paus baru. ”Tetapi saya sadar, dengan pertandingan hari berikutnya, mungkin tidak cerdas jika saya berlari cepat sejauh 1 mil (ke sana),” ujar Gauff, yang berpartisipasi dalam turnamen Italia Terbuka, tak jauh dari Vatikan. (kompas.co
Penulis: Eginius Moa
Editor: Eginius Moa





