VATIKAN,dewadet,com–Paus Leo XIV melakukan percakapan telepon pertamanya dengan pemimpin negara lain, yaitu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, pada Senin (12/5/2025).
Salah satu topik utama yang dibahas oleh keduanya adalah nasib ribuan anak Ukraina yang dideportasi ke Rusia. Zelensky berharap Vatikan bisa membantu proses pemulangan anak-anak Ukraina ke tanah air mereka.
Selain itu, Paus Leo XIV dan Zelensky juga membicarakan upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. Presiden ke-6 Ukraina itu juga menyampaikan terima kasih atas seruan perdamaian yang disampaikan paus asal AS tersebut dalam doanya di Vatikan sehari sebelumnya.
Diketahui, Paus Leo XIV sempat menyerukan perdamaian di Ukraina dan Gaza di hadapan publik dari balkon Basilika Santo Petrus pada Minggu (11/5/2025) setelah memimpin doa Regina Caeli (Ratu Surga).
Baca Juga: Paus Leo XIV Akan Terima Cincin Nelayan, Simbol Penerus Santo Petrus
Oleh sebab itu, seruannya ini dianggap sejalan dengan Zelensky yang telah mengharapkan berakhirnya pertumpahan darah di Ukraina.
Zelensky menyampaikan bahwa percakapannya dengan Paus Leo berlangsung “hangat dan benar-benar substansial”.
Ia juga secara langsung mengundang Paus untuk mengunjungi Ukraina di tengah situasi konflik yang masih berlangsung sejak invasi besar-besaran Rusia pada tahun 2022.
“Saya mengundang Sri Paus untuk melakukan kunjungan apostolik ke Ukraina. Kunjungan seperti itu akan membawa harapan nyata bagi semua umat beriman, bagi seluruh rakyat kami,” kata Zelensky melalui unggahan di media sosial. *
Penulis: Eginius Moa
Editor: Eginius Moa






