Kapal Ferry Berhenti Operasi ke Palue, Kadishub Sikka: Dana Belum Turun

Kapal Ferry KMP Ile Ape sandar di Pelabuhan Palue pada bulan April 2026. (dok).

MAUMERE, dewadet.com-Berhenti beroperasinya kapal Feri KMP Ile Ape, penyeberangan perintis dari Pelabuhan Kewapante ke Pulau Palue  terasa besar dampaknya bagi warga yang mendiami pulau tersebut.

Wiliam, warga Palue memrotes dihentikan penyerangan kapal Ferry yang berlangsung sejak bulan Juni 2026. Kejadian ini berdampak terhadap mobilitas warga Palue khususnya kendaraan.

“Jangan berharap negara melayani program pemerintah khususnya makan bergizi gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di sana,” tulis Wiliam dalam pesan singkat Senin malam, 20 Juli 2026.

Wiliam menegaskan, keputusan PT ASDP Kupang menghentikan pelayaran Fery tujuan Kewapante – Palue sangat merugikan masyarakat Palue.

Baca juga:Proyek Puskesmas Tuanggeo Palue Putus Kontrak, Fisik 56 Persen, Realisasi Anggaran 40 Persen

“Apakah kami warga Palue bukan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tanya Wilam.

Semenjak dioperasi pelayaran Ferry Kewapante-Palue, intensitas penumpang jauh lebih banyak dibanding rute lain.

Wiliam manfaatkan jasa kapal Ferry setiap hari Sabtu dari Maumere menambahkan penumpang mengunakan jasa penyeberangan perintis ketika sepi berkisar  30-40 orang, bila liburan lebih dari 100 penumpang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka, Yohanes Emil Satriawan mengatakan dihentikan pelayaran kapal Ferry berlangsung pada semester kedua tahun 2026 karena masalah anggaran.

Baca juga:Dilema Solar Ilegal di Palue, ‘Menolong’ Tapi Melawan Hukum

“Ada suratnya diberikan kepada kami,” kata Jemi Sadipun sapaannya, Senin siang 20 Juli 2026.

Surat Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Nusa Tenggara Timur,  Robert Tali, mengatakan alokasi APBN untuk pelayanan angkutan penyeberangan pada semester II tahun 2026 belum tersedia. Karena itu BPTD Kelas II NTT belum punya dasar pendanaan untuk melanjutkan pembayaran subsidi kepada operator.

BPTD NTT minta PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan  (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang dan Cabang Sape menghentikan sementara  pengoperasian seluruh layanan angkutan mulai 1 Juli 2026.

Penghentian sementara pelayanan meliputi rute Larantuka-Solor-Adonara-Lewoleba-Baranusa-Kalabahi PP dilayani KMP Ile Mandiri.

Kemudian rute Kewapante-Pemana PP, Kewapante-Palue-Marpokot PP, Kewapante-Pulau Besar PP dilayani KMP Ile Ape.*

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan