Penumpang Kapal Pelni Jangan Beli Tiket di Facebook

Kepala PT Pelni Cabang Maumere, Edwin Kurniansyah. (dewadet.com/eginius moa)

MAUMERE,dewadet.com-Meski tidak selalu ditemukan tiket palsu dalam setiap rute pelayaranan kapal penumpang PT Pelni, pengguna jasa angkutan laut ini diminta tidak membeli tiket melalui facebook.

“Perlu edukasi secara terus-menerus. Belilah tiket Pelni pada chanel-chanel resmi penjualan tiket Pelni, dan Pelni tidak pernah jual tiket di facebook,” tegas Edwin Kurniansyah, Kepala PT Pelni Cabang Maumere, Kamis siang 16 Juli 2026 di Mauemere.

Edwin, sejak tiga bulan lalu memimpin di PT Pelni Cabang Maumere sudah dua kali menemukan kasus tiket palsu. Kejadian serupa, juga diakui Edwin  dialaminya ketika masih di PT Pelni Batam, Kepulauan Riau.

Model penjualan tiket palsu melalui facebook, lanjut Edwin mengunakan tiket lama atau tiket yang sudah digunakan sebelumnya.

Baca juga:Belum Ditemukan Penumpang KM Lambelu Cebur ke Laut

Kertas tiket tersebut di-fotocopy, kemudian diisi nama penguna tiket baru dan menyesuaikann tanggal keberangkatan kapal.

Harga tiket yang ditetapkan, demikian Edwin, biasanya sama dengan tariff resmi, sehingga tidak mengundang kecurigaan.

“Ketahuan tiket palsu ketika penumpang ‘check in’ di pelabuhan. Ternyata tiketnya palsu, sudah digunakan sebelumnya. NIK (nomor induk kependudukan) penggunaya beda,” kata Edwin lagi.

Edwin menambahkan, penawaran tiket melalui facebook tidak setiap waktu. Pelaku hanya memanfaatkan momentum ketika penumpang ramai.

Baca juga:Digoyang Bunyi Mirip Air Tenyata Moke dan Bir Dibawa ke Kalimantan

“Lumayan keuntungan yang  bisa didapat. Misalkan tiket Maumere-Jakarta Rp 300.000 perpenumpang. Orang kita kalau mau berangkat ya sekeluarga bisa 2-3 orang,” imbuh Edwin.

Pelabuhan Lorens Say Maumere disinggahi empat  kapal penumpang PT Pelni yakni, KM Bukit Siguntang,  KM Lambelu, KM  Sirimau, dan KM Tidar. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan