Ritual “Pati Ka Embu Kajo” Awali Pemberkatan Kantor Kopdit Obor Mas Cabang Utama Ende
ENDE,dewadet.com-Ritual ‘Patika Embu Kajo’ atau memberi makan kepada arwah nenek moyang pada Kamis malam 22 Mei 2025 telah mendahului misa pemberkatan Kantor KSP Kopdit Obor Mas Cabang Utama Ende di Jalan El Tari, Kota Ende, Pulau Flores, Provinsi NTT.
Pemberkatan gedung kantor dua lantai akan dilaksanakan pada Jumat sore 23 Mei 2025 dalam perayaan misa oleh Uskup Agung Ende, Mgr. Dr. Paulus Budi Kleden.
Ritual adat dipimpin Mosalaki Onekore, Daniel Juma berlangsung sekitar 30 menit menandai telah diselesaikannya pembangunan dengan memohon kepada arwah nenek moyang supaya bangunan ini kuat dalam lantunan adat ‘negi ngere besi, tu’a ngere su’a, maku ngere watu, sehingga bangunan menjadi kuat dan kokoh seperti besi dan batu.
Bahan-bahan ritual pemberian makan kepada arwah nenek moyang meliputi beras, seekor ayam jantan tanpa cacat dan kelapa yang diparut lalu diperas menjadi santan.
Baca Juga: Menkop Budi Arie Akan Buka RAT Kopdit Obor Mas di Kota Pancasila
Selama proses pengolahan bahan-bahan tersebut yakni menanak nasi dan daging ayam dilakukan oleh kaum kaum ibu di dalam rumah. Selama proses pengolahan makan berlangsung, dia tidak boleh keluar masuk dari dapur sampai masakan matang.
“Ayam jantan untuk persembahan tidak cacat menandakan hati kita yang bersih memberikan persembahan kepada arwah leluhur,” ujar Daniel didampingi anggota pengurus Kopdit Obor Mas, Andreas Mbete. Andreas menambahkan manusia yang hidup harus menyatu dengan alam dan Tuhan pencipta langit dan bumi.
Daging ayam dipersembahkan untuk ritual ‘Pati Ka Embu Kajo’ hanya diambil bagian dagng ayam yang terbaik seperti bagian dada, paru-paru dan hati.
Kata Daniel, ketika peletakan batu pertama pembangunan gedung Kantor KSP Kopdit Obor Mas Cabang Utama Ende telah didahului dengan ritual adat ‘Neke Tana.’ Dia meyakini sejak awal pembanguna sampai rampungnya bangunan ini direstui alam.
Baca Juga: Wabup Ngada, Kopdit Obor Mas Berkontribusi bagi Ekonomi Anggota dan Karier Putra-Putri Ngada
Daniel mengakui kehadiran Kantor Kopdit Obor Mas membantu masyarakat Ende yang disebutnya ‘fai walo ana kalo’. Pinjaman yang disalurkan kepada anggota memberi nilai tambah menaikan kehidupan anggota dan masyarakat.
Menurut Daniel bila tidak dilakukan ritual adat, alam yang akan menghukum kita. Kita tidak pernah tahu bentuk hukuman dan waktu akan datangnya hukuman itu.
Andreas Mbete menimpali, filosofi ‘fai ana ana kalo’ mengambarkan tentang masyarakat setempat. Orang atau siapapun yang memimpin harus membuat orang yang dipimpinya atau masyarakatnya hidup menjadi lebih baik.
Ritual Patika Embu Kajo dihadiri General Manajer Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, Ketua Pengurus, Markus Menando, anggota pengurus, Andreas Mbete, Valentinus Vidis, Dakal Pius, Aleksius Bertolomeus, Para manajer dan staf dari berbagai kantor cabang di Pulau Flores, Lembata dan Timor turut menyaksikanya.
Baca Juga: Suara Anggota di RAT Tingkat Midi KCP Boawae, Perlu Kantor Pelayanan Kopdit Obor Mas Mauponggo
Diberitakan sebelumya, Menteri Koperasi (Menkop) RI, Budi Arie Setiadi dijadwalkan membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 KSP Kopdit Obor Mas, Sabtu 24 Mei 2025 di Kota Ende.
Pemilihan lokasi RAT di Kota Pancasila sekaligus peresmian Kantor Cabang Utama Ende di Jalan El Tari. Sehari sebelum pembukaan RAT 2024 dan peresmian kantor, Uskup Agung Ende, Mgr. Dr.Paul Budi Kleden, akan memimpin misa pemberkatan gedung kantor. *
Penulis: Eginius Moa
Editor: Eginius Moa





