Tahun ke-10 Kopdit Obor Mas Mengelola KUR: Lolos Audit Menkop, Menkeu, BI dan OJK

General Manajer KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Miat Lering. (dewadet.com/eginius moa).

MAUMERE,dewadet.com-Bulan Januari 2017, Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) RI mengutus tim beranggotakan lima orang datang ke Kopdit Obor Mas di Jalan Kesehatan Nomor 4 Kota Maumere. Tim tersebut berasal dari kementerian dan lembaga.

Seorang utusan dari Deputi Pengawasan Kemenkop UKM, satu orang lagi dari Deputi Kelembagaan Kemenkop. Kemudian seorang utusan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seorang dari Kemenkeu dan seorang lagi utusan Bank Indonesia (B). Kehadiran mereka untuk mengaudit semua syarat Kopdit Obor Mas menjadi Kopdit penyalur KUR.

Sebelum kunjungan tim gabungan, General Manajer Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering telah membekali diri mempelajari berbagai ketentuan yang diterapkan oleh bank penyalur KUR. Dari berbagai jurnal yang dipelajarinya, ia menemukan beragam rumus yang diterapkan oleh tim auditor.

“Saya pelajari benar-benar tiga syarat kunci akuntansi. Rumus-rumusnya saya cari di jurnal. Saya cari semua pilihan rumus. Saya siapkan betul. Pilihan rumus dipakai oleh bank penyalur KUR,” kisahYanto, sapaan Frediyanto seperti termuat dalam buku Terus Menjadi Cahaya, 50 Tahun Kopdit Obor Mas 

Baca juga:Tahun Ke-10 Kopdit Obor Mas Mengelola KUR: Adu Argumen Tambahkan KSP

Lima syarat sudah disiapkan oleh manajemen. Tim audit memeriksa buku RAT, mereka memasang rumus diperhatikan sungguh-sungguh oleh Yanto. Tapi, dalam salah satu item, tim auditor menggunakan rumus yang tidak sama dengan (bank).

“Saya bilang kalau bank pakai rumus ini, saya minta rubah pakai rumus yang ini juga,” Yanto terkenang lagi.

Dialog berlangsung alot antara Yanto dengan tim auditor. Mereka  beralasan rumus yang diterapkan karena Kopdit Obor Mas sebagai koperasi bukan bank.

“Saya bilang untuk menjadi penyalur KUR, syarat yang digunakan oleh bank dan koperasi sama. Maka, rumus yang digunakan juga harus sama. Ketika digunakan rumus yang dipakai oleh bank, saya bilang selesai. KSP Kopdit Obor Mas lolos menjadi penyalur KUR,” Yanto tertawa bangga.

Baca juga:Tahun Ke-10 Kopdit Obor Mas Mengelola KUR: Pesan Menko Bidang Perekonomian, Ingat NPL

“Kemudian syarat sumber daya manusia. Saya diminta tunjukan sertifikasi pengelola. Semua manajer, kasir dan member sudah disertifikasi,” imbuh Yanto.

Kerja keras selama empat tahun itu akhirnya terwujud. Deputi Kelembagaan Kemenkop UKM datang ke Maumere membuka RAT 2016 membawaserta surat keputusan penetapan KSP Kopdit Obor Mas menjadi penyalur KUR.

Kegembiraan dirasakan oleh seluruh pengurus, manajemen, pengawas dan anggota yang mengikuti RAT. Deputi Kelembagaan Kemenkop UKM ikut bersukacita menari bersama.

Meski surat keputusan penyaluran KUR diterima sejak bulan Maret, namun penyaluran perdana baru dilakukan pada bulan Desember 2017. KSP Kopdit Obor Mas menorehkan sejarah menjadi Kopdit pertama Indonesia menyalurkan KUR. Meski dalam jejeran koperasi, Kopdit Obor Mas menjadi koperasi kedua setelah Kospin Jasa Pekalongan.

Baca juga:Tahun ke-10 Kopdit Obor Mas Mengelola KUR, ‘Jurus’ GM Obor Mas Meluluhkan Menko Perekonomian

“Penyerahan SK penyaluran KUR hanya berbeda beberapa minggu. Kospin Jasa Pekalongan diserahkan tanggal 20-an bulan Maret 2017, sedangkan Kopdit Obor Mas diserahkan tanggal 31 Maret 2017,” kata Yanto.

Semenjak bulan Desember 2017 hingga 2026, Kopdit Obor Mas masih menjadi KUR. Tahun 2026, menjadi tahun yang ke-10. Kepercayaan yang sudah ditanamkan oleh pemerintah pusat benar-benar dijaga dan dipegang tegug oleh pengurus, pengawas, manajemen dan seluruh anggota.

Satu yang paling utama adalah terobosan berbenah internal, kemudian menawarkan diri kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian saat itu dipimpin Dr.Darmin Nasution. Ekonomi yang terkenal tegas.

GM Kopdit Obor Mas berhasil meyakinkan Menko Perekonomian bahwa Kopdit Obor Mas layak menjadi penyalur KUR. Permenkop yang semula  hanya mencantumkan bank sebagai penyalur KUR, akhirnya diamandemen penyalur KUR dilakukan oleh bank dan/atau koperasi. (habis).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan