Patung Kristus Raja, Kenangan Lawatan Paus Yohannes Paulus II ke Maumere
MAUMERE,dewadet.com-Nyaris tak pernah sepi dalam 24 jam Taman Doa Patung Kristus Raja di Jalan Mgr. Soegyopranoto, Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Pulau Flores.
Terletak di jantung Kota Maumere, taman doa menawarkan kesempatan kepada setiap umat Katolik untuk menepi sejenak, menenangkan pikiran dari segala kesibukan dan hiruk pikuk kehidupan kota.
Lokasinya hanya 100-an meter dari Gereja Katedral Santo Yosef Maumere, salah satu gereja tua di Kabupaten Sikka.
Patung bercat kuning keemasan ini merupakan salah satu kenangan rohani kunjungan Sri Paus Yohanes Paulus II ke Maumere tanggal 11-12 Oktober 1989.
Baca Juga: Balap Sepeda Tour De ENTETE Digelar September, Promosikan Budaya dan Pariwisata
Patung Kristus Raja dibuat berukuran lebih besar dan tinggi menggantikan Patung Kristus Raja sebelumnya yang dibuat oleh Raja Don Yosephus Ximenes da Silva. Patung tersebut hancur dibom tentara sekutu (Australia) tahun 1944 dalam usaha menggempur Tentara Jepang di Maumere.
Sebelum perayaan misa Pontifikal yang dihadiri sekitar 150 ribu umat Katolik, patung dicat warna gelap diberkati Paus Yohanes di depan Gelora Samador.
Siapakah pematung yang menghasilkan karya besar ini? Patung Kristus Raja berukuran tinggi 8 meter dan berat 1,5 ton merupakan karya terbesar Magnus Badare Solapung, anak tana dari Sikka.
Baca Juga: Maling Beraksi Saat Pedagang Pasar Tingkat Maumere Makan Siang dan Mengantuk
Magnus, alumnus Seni Rupa Institut Teknologi Bandung, satu-satunya pematung asal Sikka yang piawai membuat patung ini atas pesanan panitia kunjungan Paus Yohanes Paulus II. Pembuatanya dilakukan di kediamannya Pondok Gede, Bekasi.
Keponakan Magnus, Ilens Solapung, merupakan saksi hidup, salah satu dari tujuh orang yang membantu pembuatan patung ini tahu banyak suka-duka pembuatannya.
“Saya diminta Bapa Magnus. Salah satu asisten Bapa Magnus, namanya Kang Bebet, orang Sunda,” kisah Ilens mengingat kembali kisah pembuatan patung ini.
Mereka hanya membantu mengerjakan tubuh patung. Pembuatan kepala, tangan dan bagian tubuh yang lain dibuat sendiri oleh Magnus. *
Penulis: Eginius Moa
Editor: Eginius Moa





