Gong Waning dari Tarian Hegong Mengiringi Pemakaman Tokoh Kopdit Obor Mas, Fidelis Vin Coro

General Manajer KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering menyerahkan piagam penghargaan kepada wakil keluarga Fidelis Vin Coro, di rumah duka Desa Tebuk, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Selasa sore 7 Oktober 2025. (dewadet.com).

MAUMERE,dewadet.com-Sukacita penuh haru dengan tabuhan gong waning (perangkat musik tradisional Kabupaten Sikka) dan Tarian Hegong mengiringi pemakaman, Videlis Vin Coro, salah satu anggota pendiri Kopdit Obor Mas, Selasa sore 7 Oktober 2025 di Desa Tebuk, Kecamatan Nita, 11 Km sebelah barat Kota Maumere, Pulau Flores.

Om Fidelis, sapaanya mendapat predikat tokoh sentral berdirinya Credit Union (CU) Obor Mas tanggal 4 November 1972 sebelum berubah menjadi Kopdit Obor Mas, tercatat sebagai anggota nomor urut 3. Om Fidelis mengemban jabatan Kepala Urusan Kepegawaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Sikka ditugasi Kepala Dinas P dan K, Yosef Doing mengajak para guru dan pegawai menjadi anggota CU Obor Mas.

Nomor urut 1 untuk tokoh utama pendiri dan ketua perdana Yosef Doing, sedangkan nomor urut  2 ditempati Yosef Lavanto Parera. Ia  menjabat Bendahara Dinas P dan K dan merangkap Bendahara CU Obor Mas.

Pemakaman diawali dengan misa konselebaran oleh sembilan orang imam dihadiri ratusan orang, sanak keluarga, anggota pengurus Kopdit Obor Mas, Valentinus Vidis, Dakal Pius, dan Aleksius Bartholomeus, General Manajer, Leonardus Frediyanto Moat Lering, staf manajemen dan warga Desa Tebuk.

Baca juga:Beruntung Ada Fidelis Vin Coro, Anggota Pendiri Kopdit Obor Mas; Dedikasi Sampai Akhir Hayat

Andreas Mbete menyampaikan sambutan pengurus menyampaikan terima kasih dan kebanggaan atas dedikasi dan jasa Om Fidelis untuk diteruskan dan dikenang. Ia menyebut Om Fidelis sebagai salah satu tokoh pendiri dan pengurus CU Obor Mas.

CU Obor Mas, kata Andreas lahir dari keprihatinan akan penderitaan saat itu, seakan dunia tidak bisa diharapkan. Tapi CU lahir dan memberi harapan kepada anggota yang terlibat di dalamnya.

Om Fidelis figur yang turut berjasa pada pendirian CU beranggotakan guru dan pegawai Dinas P dan K dan Departemen P dan K. Salah satu kontribusinya, kata Andreas yakni pemberian nama Obor Mas. Guru sebagai obor yang terus menyalah dan menerangi masyarakat dimana pun guru itu berada.

Kata Andreas, terbitnya buku usia emas Kopdit Obor Mas tiga tahun lalu yang ditulis mantan wartawan Pos Kupang, Eugenius Moa, tak liput dari kontribusi informasi Om Fidelis.

Baca juga:GM Kopdit Obor Mas Pidato di Hadapan Profesor Dr. Nur Fadjrih, Ketua STIESIA Surabaya

Berbagai informasi sepak terjang CU Obor Mas dan dokumen yang disimpannya memberi informasi berharga untuk penulisan buku tersebut. Saksi hidup tokoh kunci hanya Om Fidelis, sedangkan enam pengurus yang lainnya telah pergi selamanya.

“Kami bangga dan hormat. Om Fidelis pengurus empat periode. Wujud kebanggaan, penghargaan dan terima kasih kami kepada pendiri dan anggota perdana, Pak GM Obor Mas menyerahkan piagam penghargaan kepada Fidelis Vin Coro sebagai anggota perdana nomor buku anggota 3 dan mantan pengurus,” kata Andreas.

GM Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, menyampaikan terima kasih atas jasa Om Fidelis. “Terima kasih. Hanya ini yang bisa kami berikan. Kami teruskan perjuangan dan harapan. Semoga Kopdit Obor Mas terus menjadi kendaran bagi anggota,” ujar Yanto, sapaan menyerahkan penghargaan kepada wakil keluarga. *

Penulis: Eginius Moa

Editor: Eugenius Moa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan