GM dan Pengurus Kopdit Obor Mas Temui Gubernur NTT Undang  RAT dan Peresmian Kantor Cabang Ende

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, bersama General Manajer KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, di  Kupang, Senin 5 Mei 2026.  (dok.Kopdit Obor Mas).

MAUMERE dewadet.com-General Manajer KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, dan pengurus, Andreas Mbete, Senin  siang 5 Mei 2025 menemui Gubernur NTT, Melki Laka Lena, di Kupang mengundangnya hadir dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2024,  tanggal 24 Mei 2025.

RAT akan berlangsung di Kota Pancasila sekaligus peresmian Kantor Cabang Ende yang telah rampung pengerjaannya pada bulan April 2025.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, didampingi Kadis Pemerintahan Desa NTT, Viktor Manek, dan Kadis Koperasi dan UMKM menerima kedatangan manajemen dan pengurus Kopdit Obor Mas.

Melki Laka Lena, mengatakan Kopdit Obor Mas merupakan salah satu Kopdit terbesar di NTT dan Indonesia telah banyak berkontribusi membangun NTT. Ia mendorong agar Kopdit Obor mas masuk dalam usaha produksi dan inovasi.

Baca Juga: Kopdit Obor Mas Laksanakan RAT Mini di 2.393 Titik

Dalam pertemuan itu, Melki Laka Lena, juga menyinggung rencana pendirian Koperasi Desa Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran koperasi ini, kata Melki Laka Lena, akan berkolabrasi dangan koperasi di NTT melawan tengkulak.

Kopdit Obor Mas kini berusia 53 tahun didirikan 4 November 1972 dimiliki 158.204 anggota memiliki aset atau kekayaan  senilai Rp 1. 429.810.723.858. Saldo simpanan anggota Rp 1.032.256.515.269, dan saldo pinjaman anggota Rp 1.223.994.096.817.

Kopdit Obor Mas, salah satu dari tiga koperasi di Indonesia juga memegang teguh kepercayaan pemerintah pusat menjadi koperasi penyalur KUR.

Tahun 2025 merupaka tahun kesembilan Kopdit Obor Mas mengelola KUR semenjak peluncuranya oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, AAN Puspayoga, pada 19 Desember 2017 di Maumere.

Baca Juga: Anggota Tak Sungkan Sampaikan Aspirasi di RAT Mini Kopdit Obor Mas

Kopdit Obor Mas juga mengelola dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) disalurkan oleh Lembaga Penyalur Dana Bergulir (LPDB) sejak pandemi virus Corona (Covid) 19.

Semua pencapaian ini merupakan kerja keras pengurus dan pengelola atau general manajer dalam memberikan pelayanan maksimal kepada anggota, sehingga dapat mengakses kredit modal usaha bunga rendah  untuk pengembangan usaha produktif anggota. *

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan