Guru di Sikka Turun Pesawat dari Kupang, Pulang ke Rumah Gantung Diri

Polisi menunjuk lokasi korban gantung diri di Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Minggu 12 April 2024. (dok.polres sikka).

MAUMERE,dewadet.com-Tragis kematian YA (34). Seorang guru di Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur dtemukan gantung diri di dalam rumahnya, Minggu sore 12 April 2026.

Kasi Humas Polres Sikka, Iptu Leonardus Tunga, Senin pagi 13 April 2026 menjelaskan hari Minggu sekitar pukul 16.10 Wita, YA pulang dari Kupang. Kakak iparnya, AD (43) dan kakak kandung AHS (42) sempat komunikasi dengannya akan menjemputnya di Bandara Frans Seda Maumere.

Keduanya berangkat ke Bandara Frans Seda hendak menjemputnya, tapi mereka tak bertemu YA di sana.

“Saksi sempat ditelpon oleh korban berkata bahwa kamu ke sini sudah. Saya sudah di rumah sini di Watuliwung,” tulis Leonardus dalam rilisnya.

Baca juga:Bunuh Diri Pertama Tahun 2026 di Kabupaten Sikka Diawali Murid Sekolah Dasar

Kakak ipar dan kakak kandungnya kembali menuju ke rumah di Watuliwung. Setibanya di rumah, keduanya memanggil YA. Namun tak ada jawaban dari dalam rumah.

Mereka masuk ke dalam rumah, membuka pintu kamar korban. Sewaktu pintu terbuka, keduanya melihat YA tergantung pada kuda-kuda rumah membuat mereka terkejut.

Kakak kandung memegang dan mengangkat kaki korban, sedangkan kakak ipar mencari parang memotong tali. Dipegang pada kaki dan tubuh korban masih terasa hangat. Dari dari dahi dan kepala korban masih mengeluarkan keringat.

Tali dipotong lalu menurunkan tubuh korban.Mereka minta tolong di tetangga, kemudian mereka meraba denyut nadi di tangan korban masih terasa denyut nadinya bergerak.

Baca juga:PNS Bunuh Diri Sempat Ambil Uang di Bank NTT Persiapan Kunjungan Bupati Sikka ke Desa Natakoli

Korban dievakuasi menuju RSUD  TC.Hillers Maumere untuk mendapat pertolongan. Upaya pertolongan dilakukan, namun YA telah meninggal dunia.

Belum diperoleh informasi soal besar membebani YA sehingga ia nekat bunuh diri sekembalinya dari Kupanng. *

Penulis: Eginius Moa

Editor: Eginius Moa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan