BREACKING NEWS: Erupsi Dasyat Gunung Lewotobi Laki-Laki Terlihat Jelas dari  Kota Maumere

Awan Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki terlihat dari Kampung Kolibuk, Desa Nelle Lorang, Kecamatan Nelle, Kabupate Sikka, Selasa sore 16 Juni 2025. (dewadet.com)

MAUMERE,dewadet.com- Letusan dasyat kembali terjadi dari Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, Selasa 17 Juni 2025 sekitar pukul 16.35 Wita terlihat jelas dari Kota Maumere, Kabupaten Sikka.

Warga Kabupaten Sikka yang mengetahui kejadian itu dihantui kepanikan. Namun mereka tetap mengabadikan fonemana alam itu menggunakan telphon genggamnya.

Hingga ini ditayatakan berita  ini belum diperoleh keterangan resmi dari otoritas berkewenang Direktorat Viklanologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Meski sebuah laporan di berbagai  platform media sosial menyebutkan telah terjasdi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada  Selasa, 17 Juni 2025, pukul 17:35 Wita.

Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-Laki Terus Erupsi Disertai Gemuruh Keras

Letusan itu membentuk tinggi kolom letusan teramati  sekitar 10.000 meter  di atas puncak atau sekitar 11.584 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara, timur laut, timur, tenggara, selatan, barat daya, barat dan barat laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.

Menyusul letusan tersebut masyarakat di sekitar Gung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi.
Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.

Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.

Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan Gunung Lewotobi Laki-laki.

Untuk informasi lebih jelas dapat mengubungi Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki atau mengubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606.*

 

Penulis: Eginius Moa

Editor: Eginius Moa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan