Ulat Muncul Guru Bungkam, Kini Murid SDK Nangalimang Terima MBG Sayur Buah Pepaya

Menu makan berulat tanggal 5 Februari 2026 dibagikan kepada murid SDK Nangalimang di Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT.(dok.sekolah).

MAUMERE,dewadet.com-Keluhan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang buruk sudah berulang disampaikan para guru dan  Kepala Sekolah Dasar Katolik (SDK) Nangalimang  seolah tak pernah digubris pengelola dapur.

Semula mereka bungkam tak membagikan foto menu berulat yang ditemukan pada 5 Februari 2026 (bukan 24 Februari 2026). Kini berulang lagi dengan menu sayur buah papaya yang keras sehingga dibuang  oleh penerima program, murid SDK Nangalimang di Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kepala SDK Nangalimang, Margareta Yuanti, S.Pd, G, Selasa, 14 April 2026 mengeluhkan kondisi menu MBG yang diterima oleh 93 murid dan 10 orang guru sangat berbeda dibandingkan dengan menu MBG yang didapat penerima lain disediakan oleh dapur yang lain.

“Saya sering saksikan bahkan juga merasakan menu MBG disajikan di sekolah yang lain, ternyata menu yang dibagikan di sekolah lain lebih bagus dari yang kami terima. Padahal dana program ini besar sekali,” kata Margareta.

Baca juga:Murid SDK Bhaktyarsa Maumere Sakit Perut, Menceret dan Gatal-Gatal Usai MBG

Kejadian semula, kata dia, pada 5 Februari 2026 (bukan 24 Februari) ditemukan ulat di dalam menu yang diterima murid kelas III dan Kelas VI.  Para guru, kata Margareta, hampur saja menyebarkan ke  media sosial menu berular tersebut. Ia melarangnya berharap memberi kesempatan kepada pengelola dapur.

Komplain menu MBG saat itu disampaikan kepada SPPG Kota Uneng 4. Pagi mereka datang minta maaf di sekolah, katanya nanti dievaluasi dan dirubah. Tapi tetap menu yang  itu-itu saja,” kata Margareta.

“Foto dokumentasi menu berulat kami masih simpan,” kata Margareta memperlihatkan kembali menu makan berulat tersebut pada Selasa pagi.

Kejadianya berulang lagi Senin,13 Maret 2026. Para penerima disajikan sayur buah pepaya masih berwarna putih. Banyak murid tidak memakannya, karena tampaknya sama sekali mengundang selera makan.

Baca juga:Setiap Enam Bulan Tinggi dan Berat Badan Penerima MBG Diukur

Lauk telur orek, sepotong tempe goreng serta buah-buahan berupa sepotong buah pir yang terasa bau.

“Saya marah sekali, sehingga saya taruh di faceboook. Anak-anak kami dikasih makan sayur buah papaya diiris, warnanya tampak putih. Anak-anak kami mungkin di rumah dikasih makan juga sayur buah papaya, tetapi diolah lebih baik,sehingga menimbulkan selera makan. Akhirnya sayurnya  dibawa pulang oleh para guru mungkin beri makan babi,” kata Margareta.

Sementara lauknya merupakan telur orek, itu pun baunya sangat menyengat.

Sedangkan menu makan hari Selasa, 14  April 2026 berupa nasi putih, sayur terdiri dari potongan kacang panjang dicampur buah labu, sepotong tipis tempe goreng berwarna coklat kehitaman, sepotong kecil ayam goreng,  dan satu buah salak.

Baca juga:Bupati Sikka Usul Akun Palsu Terima MBG

Ia mengaku heran sajian sayuran wajib yang disajikan hanya berganti hari. Ada hari sayur labu jepang dicampur wortel, sayur manis, kacang panjang, atau jagung manis bahkan sampai buah papaya diiris.

Bahkan mereka juga dibagikan ubi kayu goreng yang sangat keras.  Anak-anak dan guru yang menerima memprotesnya kenapa disajikan ubi kayu yang keras.

“Petugasnya bilang seharusnya disajikan ubi talas, katanya tidak tersedia di pasar Padahal kalau ubi kayu mentah direbus dulu baru digoreng terasa lebih lembut. Tapi tidak dilakukan mereka,” keluh Margareta.

Anggota DPRD Sikka, Alfonsus Ambrosius, juga menerima keluhan guru  dan foto menu MBG dengan sayur buah papaya dibagikan di SDK Nangalamang.

Baca juga:MBG di Sikka Jangkau 26,7 Ribu Penerima, Ada Balita, Ibu Hamil dan Ibu Menyusui

“Menu MBG di SDK Nangalimang sudah dikeluhkan berulangkali, tapi rupanya tidak ditanggapi. Terakhir ini sayur buah pepaya diiris warnanya masih putih,” kata Oni, sapaannya, Selasa pagi. *

Penulis: Eginius Moa

Editor: Eginius Moa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan