Kamis Dini Hari sampai Siang, Gunung Lewotobi Laki-Laki Empat Kali Erupsi
LARANTUKA,dewadet.com-Suara gemuruh menyertai letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Jumat 5 Juni 2026 pukul 11.15 WITA.
Erupsi ketiga dari empat letusan sejak hari Kamis dini hari hingga siang membentuk kolom abu teramati sekitar 2.500 meter di atas puncak atau sekira 4.084 meter di atas permukaan laut.
Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Badan Geologi, PVMBG melaporkan abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29.6 mm dan durasi sekitar 2 menit 17 detik.
Letusan ini merupakan salah satu dari empat letusan yang terjadi sejak Kamis dini dini hingga siang.
Baca juga:Empat Penerbangan di Bandara Frans Seda Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Letusan pertama pada pukul 02:14 WITA dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau sekitar 3.584 meter di atas permukaan laut.
Letusan kedua berlangsung pukul 06. 57 WITA dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.500 m di atas puncak atau 4.084 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi sekitar 3 menit 35 detik.
Gunung Lewotobi Laki-laki saat ini berada pada Status Level III (Siaga) kembali memuntahkan abu teramati setinggi sekitar 1.300 meter di atas puncak atau sekitar 2.884 meter di atas permukaan laut pada pukul 11:02 WITA.
Baca juga:Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Delapan Kali
Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terus meningkat, masyarakat di sekitarnya dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 Km dari pusat erupsi.
Masyarakat diimbau tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
Bila terjadi hujan dengan intensitas tinggi,sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki bisa mendatangkan banjir lahar dingin menerjang wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, dan Nawakote. *




