Pedagang Pasar Alok Tak Rela Lapak Dirusak dan Dagangan Diinjak Satpol PP

Petugas Satpol Kabupaten Sikka membongkar lapak di Pasar Alok, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Kamis 11 Juni 2026. (dewadet.com/eginius moa).

MAUMERE, dewadet.com-Yasinta Siti Parera, pedagang Pasar Alok, Kota Maumere di Pulau Flores menahan kecewa dan marah menyaksikan lapak-lapak dagangan mereka dirusak oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sikka, Kamis pagi 11 Juni 2026. Ia protes, tapi tak bisa melawan.

“Hancur semua kami punya barang, terpal dirobek, bahkan meja tempat dagangan diinjak-injak,” kecam Yasintha Siti Parera.

Yasintha Siti Parera menyesalkan penertiban yang dinilainya tidak manusiawi. Kejam, menginjak-injak harkat dan martabat pedagang.

“Saya sempat tanya surat perintah penertiban, lalu mereka bilang Bupati yang suruh? Tapi tidak tunjuk surat dari Bupati. Masa Bupati perintahkan injak-injak kami punya dagangan? Karena itu kami mau tanya Bupati, benar tidak dia suruh injak-injak dagangan kami,” katanya Yasinta.

Baca juga:Semarak Sabung Ayam, Dadu Regan dan Dadu Putar di Pasar Alok Buyar oleh Suara Petasan

Yasinta  mengaku cukup banyak barang dagangan yang dirusak petugas. Padahal barang dagangan tersebut sebagian besar baru dibelanja dari pedagang partai besar yang.juga berjualan di Pasar Alok.

Tak terima perusakan, bersama puluhan pedagagan lainnya, Yasinta  datang ke Kantor DPRD Sikka. Teriakan hiateris meminta waktu bertemu Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago. Saat itu Bupati Sikka sedang berada di DPRD Sikka mengikuti rapat paripurna dengan agenda Keterangan Pemerintah terhadap Pemandangan Umum Fraksi atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan Pelaksanaan APBD 2025.

Niat bertemu Bupati Sikka tak terpenuhi. Hampir tiga jam menunggu, akhirnya DPRD Sikka menerima para pedagang untuk berdialog. Sedangkan Bupati Sikka menugaskan Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi hadir saat itu.

Juventus keluar lewat pintu belakang DPRD Sikka usai mengikuti rapat mengaku justeru lebih cepat meninggalkan Kantor DPRD Sikka karena ada agenda lain yang juga sangat penting.

Baca juga:Pengusaha di Geliting Sembunyi Rokok Ilegal di Kolong Meja, di Pasar Alok Digelar di Bale-Bale

“Saya tidak melarikan diri, saya sudah sampaikan ke Ketua DPRD bahwa saya di saat bersamaan harus me-launching BPJS Ketenagakerjaan untuk para pekerja ekosistem di desa/kelurahan seperti Linmas, RT/RW, dan Kader Posyandu,” jelas dia.

Bupati Sikka menambahkan saat dia tiba di Kantor Bupati, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Pelaksana Tugas Kadis PMD, Camat, Kepala Desa dan perwakilan penerima sudah menunggu dirinya.

Terkait penertiban di Pasar Alok, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago memastikan sejak awal sudah menugaskan kepada Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan