Korban Gempa Flores Bertambah Jadi 38 Orang
MAUMERE,dewadet.com-Sampai malam ini eebanyak 38 orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa bumi di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timu (NTT), Sabtu pagi 15 Oktober 2026.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathir Rahman menjelaskan tim SAR Gabungan terus melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan di sejumlah wilayah terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 terjadi pada pukul 05.58 WITA, dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi 79 orang yang terdampak gempa. Berdasarkan pendataan sementara, 38 orang meninggal dunia, 40 orang mengalami luka-luka, dan seorang masih dilaporkan tertimbun.
Dikatakanya, seluruh personel dan sarana yang dimiliki dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian dan pertolongan di wilayah terdampak.
Baca juga:Gempa Flores: 33 Orang Meninggal, Terbanyak di Manggarai
“Kantor SAR Maumere mengerahkan seluruh personel ke wilayah yang menjadi pusat gempa di Nagekeo. Kami juga menggerakkan KN SAR Puntadewa untuk mengoptimalkan operasi SAR. Bersama potensi SAR di seluruh Flores, kami berupaya melakukan penyelamatan dengan cepat, tepat, dan aman,” ujar Fathur.
Fathur menambahkan, pendataan korban masih terus dilakukan dan dikoordinasikan dengan BPBD setempat. Sementara itu, Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian dan pertolongan terhadap warga yang membutuhkan bantuan.
Sementara itu Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kagi, Sabtu sore menjelaksan tiga warga di Kota Maumere dilaporkan meninggal dunia merupakan penumpang KM Bukit Siguntang yang turun dari kapal pada Sabtu pagi. Dua oramg diantaranya asal Kabupaten Sikka dan seorang dari Adonara, Kabupaten Flores Timur.
“Kalau di Sikka tiga orang yang meninggal. Banyak juga yang luka karena lari ketika menyelamatkan diri. Infrastruktur yang rusak Terminal Penumpang di Pelabuhan Lorens Say, Kantor Bupati, RSUD dr.TC. Hillers retak-rekat, juga Setwan DPRD Sikka,” kata Juventus.
Baca juga:Gempa Flores: Plafon Gereja Thomas Morus Roboh, Lima Rumah Warga Nangalimang Rusak
Diberitakan sebelumnya gempa terjadi pada pukul 04.58.24 WIB atau pukul 05.58 WITA berpusat di laut, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer.
Guncangan terasa kuat di sejumlah wilayah NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan.
Di Kota Maumere, seorang warga, Meliana Nenong (54) yang berada di Terminal Pelabuhan Lauren Say Maumere meninggal dunia, dan dua orang luka-luka tertimpa tembok bangunan yang roboh. Semua korban dievakuasi Tim SAR Gabungan ke RSUD T.C Hillers Maumere.*





