Puluhan Rumah Ibadah dan Gedung Sekolah Rusak Berat, Kantor Kemenag Nagekeo Ambruk

Bangunan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagekeo di Pulau Flores, Provinsi NTT, rusak berat dampak Gempa Flores, Sabtu 15 Agustus 2026. (dok).

MBAY-dewadet.com-Puluhan rumah ibadah dan fasilitas pendidikan  bernaung di Kementerrian Agama (Kemenag) RI di Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ambruk terdampak Gempa Flores, Sabtu 15 Agustus 2026 pukul 05.58 Wita.

“Banyak sekali rumah ibadah dan pendidikan rusak berat.  Termasuk Kantor Kementerian Agama di Jalan Soeharto ambruk menimpa mobil yang parkir,” kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Nagekeo, Krensentia Reo, Senin malam 17 Agustus 2026.

Ia mengatakan Nagekeo menjadi pusat gempa 7.7 mendatangkan  kerusakan hebat dan penderitaan bagi warga. Fasllitas publik, ratusan rumah warga hancur dalam berbagai kategori.

Data sementara yang telah dihimpun di Posko Kemenag Nagekeo, kata Since Reo, sapaanya mencakup 87 rumah ibadah terdiri dari  20 paroki, 55 kapela, 18 unit masjid dan musola serta empat Gereja Kristen.

Baca juga:Paus Leo XIV Turut Berduka untuk Korban Gempa Flores

Bangunan dekolah rusak berat mencakup Taman  Seminari Sang Timur, SMAK Santo Jhoannes Baptista Walosambi di Mauponggo. Kemudian Pondok Pesantren  Al- Umma Al Islamiah dan  MIN, MTS rusak berat, MAN, MTS Marpokot dan MAS Marpokot rusak berat.

Dikatakannya, pada hari pertama aktivitas kantor pasca gempa, kegiatan dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung di halaman depan kantor. Kebanyakan karyawan kantor, juga terdampak gempa.

“Data sementara ada 75 unit rumah karyawan Kantor Kemenag Nagekeo rusak berat. Kami masih tinggal di tenda, makan dan minum terbatas,”kata Since Reo.

Sampai hari keempat pasca gempa besar, karyawan Kemenag Nagekeo bersama keluarga dan masyarakat umum menempati tenda pengungsian  tersebar di Malaruma, Kalidari, Bukit SMAN 1, Mbay Dam, Kolikapa Lama dan Lapangan Berdikari.

Baca juga:Gempa Flores, Salah Satu Gempa Terbesar di Dunia

“Ada juga yang bangun tenda di halaman rumah. Kami juga tidur di teras rumah, khawatir gempa susulan. Nagekeo jadi pusat gempa,” kata Since Reo.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis 2.119 gempa susulan sampai Selasa 18 Agustus 2026 pukul 05.00 WITA pasca Gempa Flores 7.7 M, Sabtu 15 Agustus 2026 .*

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan