Desa Sejahtera Astra Bikin Ciamik ‘Luar Dalam’ Pustu ILP Desa Tebuk dan Desa Bloro
MAUMERE,dewadet.com-Hari Selasa sore, 13 Oktober 2026, UPKDK di Desa Tebuk dan Posyandu Desa Bloro di Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) didatangi oleh Konsultan Pilar Kesehatan PT. Astra (Tbk), dr.Dani Ferdian, MKM, Sp.KKL,Subsp.COPC.
Ia bertemu, berdiskusi kader Posyandu, mendengarkan keluh kesah mereka, mengamati kondisi bangunan UPKDK, Posyandu dan fasilitas pelayanan kesehatan. UPKDK dan Posyandu direhab ringan, fasilitas pelayanan kesehatan dibantu serta peningkatan kapasitas kader Posyandu
Tepat pada hari Selasa, 2 November 2026,kondisi kedua fasilitas pelayanan paling dasar untuk warga desa berubah wajah. Gedungnya diperbaiki, mebeler dilengkapi, fasilitas pemeriksaan kesehatan diberikan dan 30 kader Posyandu dari kedua desa ditingkatkan ketrampilan dan lulus ujian.
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, meresmikan perubahan status dari UPKDK Tebuk dan Poyandu Bloro menjadi Pustu Integrasi Layanan Primer (ILP) Tebuk dan ILP Desa Bloro.
Baca juga:PT Astra Rehab Pustu Desa Tebuk Jadikan Pustu ILP dan Biayai Ketrampilan Kader Posyandu
Seremoni sederhana disaksikan Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI, dr.Niken Westu Palupi,MKM, Fasilitator DSA, Yovani Francis Yuki, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, Camat Nita, Herpianus Nong Lalang, Kepala Desa Tebuk, Sirilus Moan Siga, Kepala Desa Bloro, Daniel Moan Desa, anggota DPRD asal Kecamatan Nita, dan para kader Posyandu.
Integrasi Layanan Prima Tebuk dan Bloro
Project Manajer CSR Kesehatan Astra, Nadine Cecilia Supriatna, mengatakan momentum peresmian ILP Tebuk dan ILP Bloro bukan sekedar peresmian tetapi yang utama mendekatkan pelayanan kepada seluruh siklus hidup. Tercakup di dalam pelayanan ini anak-anak, remaja, dewasa sampai lanjut usia (Lansia). ILP Desa Tebuk dan Desa Bloro, kata bisa hadir di tengah masyarakat merupakan kontribusi Fasilitator DSA, Yovani Francis Yuki.
“Semua dapat pelayanan setara pada semua fasilitas yang dekat dan mudah diakses dan utama adalah nyaman untuk masyarakat,” kata Nadine Cecilia.
Baca juga:Semangat Mama-Mama Kader Posyandu Desa Bloro Bikin Takjub Utusan PT Astra
Selain rehabilitasi ringan gedung UPKDK dan posyandu dan mebeler, kata Nadine, Astra telah memfasiltasi pelatihan 25 jenis ketrampilan kader bagi 30 kader Posyandu, 10 diantaranya asal Posyandu Bloro dan 20 kader dari Tebuk.
“Hasilnya membanggakan. Semuanya lulus, 20 kader purna, lima kader madya dan lima kader utama,” Nadine menambahkan.
Menurut Nadine hasil ini menjadi gambaran awal bagi kita memetakan kapasitas kader untuk terus mendukung kader Posyandu.
Untuk sarana dan prasarana renovasi ringan dua Pustu tampak lebih ciamik, cantik. Pemenuhan fasilitas dasar layanan kesehatan prioritas utama air bersih dan listrik. Pustu Tebuk dan Bloro dilengkapi alat kesehatan (Alkes), alat ukur antropmetik, pemeriksaan darah sederhana dan mebeler supaya nyaman dalam pelayanan.
Baca juga:PT Astra Serahkan Kotak Fermentasi dan Plastik UV ke Petani Kakao Desa Bloro
Selain itu, lanjut Nadine, kader Posyandu diberikan kader Kit yang dapat digunakan kader dalam pelayanan kepada siklus hidup aktif maupun kunjungan rumah.
“Satu tahun ke depan, kami akan lakukan monitoring dan pendampingan berkala untuk memastikan pelayanan ILP Tebuk dan ILP Bloro berjalan baik. Harapan kita ke depan kasus stunting dan gizi buruk bisa dikurangi dari program ILP ini,” katanya.
Nadine menjelaskan juga bahwa ILP merupakan program Kemenkes RI dalam transformasi sistim pelayanan kesehatan. Upaya ini tidak hanya membangun fasiltas, tetapi juga kolaborasi pemerintah dan dunia usaha, tenaga medis, kader kesehatan dan masyarakat.
Melalui program ini, Astra berupaya memperluas akses pelayanan Kesehatan dasar.
Baca juga:Posyandu Desa Bloro Bikin Bangga Kabupaten Sikka, Raih Predikat Terbaik PT Astra
“Harapan kami dengan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan akan memperkuat sistim kesehatan komunitas,” Nadine menambahkan.
Pada tahun 2026, Astra memperluas cakupan wilayah Desa Tebuk dan Desa Bloro di Kabupaten Sikka, Desa Wasile di Maluku Tenggara dan Desa Kayangan di Lombok.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus UPKDK Desa Tebuk naik status menjadi Pustu mensyaratkan penempatan dua tenaga kesehatan, seorang bidan dan seorang perawat.
Petrus mengumumkan nama bidan ILP Pustu Tebuk, Yofransiska Semiquen, dan perawat Marlin Patrisia Rostisilo. Sedangkan di ILP Pustu Bloro ditempatkann bidan dan seorang perawat.
“Standar Pustu ILP harus ada satu tenaga bidan dan satu tenaga perawat. Sedangkan koordinator keder Posyandu jadi tanggungjawab camat dan kepala desa untuk angkat, maka lengkaplah sumber daya manusia Pustu ILP,” kata Petrus. *





