PT Astra Rehab Pustu Desa Tebuk Jadikan Pustu ILP dan Biaya Ketrampilan Kader Posyandu
MAUMERE,dewadet.com-Desa Tebuk di Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terpilih menjadi Desa Sejahtera Astra (DSA) Pilar kesehatan PT Astra (Tbk) setelah program serupa di Desa Bloro pada tahun sebelumnya.
Melalui program DSA, Pustu Desa Tebuk direnovasi ringan, bantuan meubeler, pendidikan dan pelatihan kader posyandu menyandang 25 kecakapan, insentif kader setahun dan menjadikan Pustu Tebuk sebagai Pustu Integrasi Layanan Prima (ILP) Binaan PT Astra (Tbk).
Konsultan Pilar Kesehatan PT Astra (Tbk), dr.Dani Ferdian, MKM, Sp.KKL,Subsp COPC, menyampaikan dalam pertemuan dengan kader Posyandu Desa Tebuk, Kepala Desa Tebuk, Sirilus Nong Siga, dan Kepala Puskesmas Nita, Maria Rosita, Selasa 13 Oktober 2026 di Aula Desa Tebuk, 10 Km arah barat Kota Maumere.
Dr.Dani, didampingi Arida, Ahli Kesehatan Masyarakat Pilar Kesehatan DSA, mendorong PT Astra melalui DSA membantu program ILP Kementerian Kesehatan di Posyandu di kabupaten/kota binaan Astra. Setiap tahun hanya 3-4 desa di Indonesia terpilih dalam program ini.
Baca juga:Semangat Mama-Mama Kader Posyandu Desa Bloro Bikin Takjub Utusan PT Astra
Dikatakanya, melalui ILP, pelayanan kesehatan berlaku bagi seluruh siklus hidup dari ibu hamil, bayi-balita, anak-anak, remaja, dewasa hingga Lansia akan diintegrasikan dari Puskesmas, Pustu sampai ke posyandu-posyandu.
Kehadiran tim pilar kesehatan DSA PT Astra di Tebuk, kata dr.Dani melakukan survei lapangan, meninjau kelayakan fasilitas Polindes untuk mematangkan langkah intervensi kesehatan berbasis komunitas.
“Kami akan membantu Puskesmas untuk menjadikan Desa Tebuk menjadi desa desa percontohan layanan kesehatan di Sikka. Seperti apa percontohannya? Pustunya dijadikan Pustu percontohan artinya tenaga kesehatan terstandar minimal terdapat seorang bidan dan satu perawat. Di Pustu juga akan ada dua orang kader Pustu,” katanya.
Dr. Dani, Pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran menambahkan, kader yang bertugas di Pustu menjadi kader koordinator yang bertugas mengkoordinasikan semua Posyandu di desa tersebut.
Baca juga:Posyandu Desa Bloro Bikin Bangga Kabupaten Sikka, Raih Predikat Terbaik PT Astra
“Kami dengan PT Astra akan mendukung penguatan, menjadikan Pustu Desa Tebuk menjadi Pustu ideal. Bagian yang dibantu ada renovasi ringan Pustu, karena program ILP bukan pada pembenahan fisik. Bantuan alat kesehatan Pustu, meubeler jika biaya memungkinkan. Insentif kader Pustu selama setahun ke depan ditangani oleh Astra, jika belum ada alokasinya dari Dinas Kesehtan atau Puskesmas,” katanya.
Bantuan yang lebih signifikan adalah pelatihan ketrampilan kader Posyandu menyandang kecakapan ditandai jumlah lencana. Ketrampian dasar menyangkut kesehatan ibu hamil, bayi dan balita, kesehatan anak, remaja dan Lansia.
Pelatihan diselenggarakan Dinas Kesahatan dan Puskesmas, melakukan penilaian dan ujian menentukan kelulusan ketrampilan kader. Kecakapan kader ditentukan pin kecakapan pada jumlah lencana pada selempang.
Semua biaya pelatihan kader dan akomodasi, pin kecakapan kader, lencana dan selempang disiapkan PT Astra. Seremoni peresmian pustu dan direncanakan 2 Novemver 2026 dihadiri Kementerian Kesehatan RI. Biaya peresmian ditanggung PT Astra.
Baca juga:Dari Kakao Bloro, Bromoco Tampil Lagi di Pameran Dagang Indonesia
Kepala Desa Tebuk, Sirilus Nong Siga mengungkapkan rasa syukur terpilihnya Desa Tebuk menjadi DSA pilar kesehatan. Di Sikka dan Kecamatan Nita hanya dua desa mendapat program DSA setelah Desa Bloro.
Ia mengatakan di tengah efisiensi anggaran dana desa yang dipangkas, kepedulian PT Astra pada sektor kesehatan menjadi berkah bagi warga.
Sirilus mengapresiasi pengabdian kader kesehatan di desanya, meski fasilitas terbatas mereka punya semangat tinggi melayani. Bahkan, beberapa kader senior masih mengabdi 30-40 tahun. *





