Wapres Gibran Dititipkan Proposal RS Doreng dan RS St.Elisabeth Lela
MAUMERE,dewadet.com-Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka menyerahkan ulang proposal untuk merampungkan pembangunan Rumah Sakit (RS) Doreng, Puskesmas Boganatar dan RS St.Elisabeth Lela, melalui Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, mengunjungi Kabupaten Sikka, 5 Mei 2025.
Proposal serupa sebenarnya telah diserahkan Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago kepada Kementrian Kesehatan RI sebelum kunjungan Wapres.
“Sekarang dititipkan lagi kepada Wakil Presiden, semoga permintaan kita direspon,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sikka, Petrus Herlemus, Selasa 5 Mei 2025.
Petrus mengatakan pembangunan gedung utama RS Doreng sudah dibayar kepada rekanan, sisa dana retensi 5 persen untuk pekerjaan yang kurang.
Baca Juga: Apa Isi Dialog Wapres Gibran dengan Suster Marcelina Kepala SMASK Bhaktyarsa Maumere?
Dikatakanya, gedung utama sudah 100 persen sesuai kontrak, tetapi secara fisik belum rampung seluruhnya, sehingga dibutuhkan tambahan dana untuk menyelesaikannya. Dinas Kesehatan Sikka mengajukan dana Rp 40 miliar.
“Kalau ada dananya, kita akan lihat kembali dengan kondisi dan situasi harga saat ini, tetapi desainnya tetap sama,” Petrus menambahkan.
Proposal Puskesmas Boganatar diusulkan dana Rp 7 miliar untuk membangun baru. Gedung lama telah rusak terdampak erupsi, sehinggga tidak layak dipakai untuk pelayanan kesehatan.
Diharapkan kelak Puskesmas yang berlokasi di wilayah perbatasan Kabupaten Sikka dan Flores Timur naik status dari rawat jalan menjadi rawat inap.
Baca Juga: Wapres Gibran Rakabuming Kunjungi Sikka Tiga Jam
Sedangkan proposal RS St. Elisabeth Lela diiusulkan senilai Rp 6 miliar lebih akan dimanfaatkan untuk renovasi sarana dan prasaran rehabiltasi kesehatan jiwa.
“Statusnya sudah jalan untuk rehabilitasi gangguan jiwa berat. Sudah saya bicarakan dengan Bapak Uskup, Mgr Ewaldus Martinus Sedu,” pungkas Petrus. *
Penulis: Eginius Moa
Editor: Eginius Moa




