Dokter Hewan Alfonsius Diganjar Gelar Pahlawan Pangan, Gugur Laksanakan Tugas di Papua
MAUMERE, dewadet.com– Kementerian Pertanian RI memberikan penghargaan Pahlawan Pangan kepada dokter hewan (drh). Alfonsius Albinus Mehan, Aprida Rapi (49), Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Jayawijaya, dan Willi Mbuik (26), CPNS pada Dinas Pertanian Jayawijaya, yang gugur menjalankan tugas membagikan bantuan bibit babi kepada warga.
Mereka ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KK) Papua di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu 9 September 2026. Rombongan beranggotakan 11 orang dilaporkan dihadang oleh kelompok bersenjata yang diduga merupakan KKB.
Alfonsius merupakan putra alumni SMAK Frateran Maumere. Setelah menyelesaikan pendidikan sebagai dokter hewan, ia mengabdikan diri sebagai di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.
Alfonsius, anak ketujuh dari delapan bersaudara, putra dari Paulus Robertus dan Maria Sukarti Yam, menikah istrinya pada 2021 punya seorang anak berusia lima tahun.
Baca juga:Jokowi dan Kaesang Serahkan Tali Asih ke Keluarga Penembakan KKB di Maumere
Ketua Tim Kerja (Katimker) Penyuluh Pertanian Kementerian Pertanian Kabupaten Sikka , P.Nixon Emanuel, SST, dihubungi wartawan,Selasa siang 22 September 2026 mengatakan penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, kepada ahli waris korban di lantai delapan Kantor Kementerian Pertanian RI. Istri drh.Afonsius, Tiur Hutagalung menerima penghargaan ini.
“Pak Menteri Pertanian mengatakan mereka (ketiga korban) sebagai Pahlawan Pangan, gugur menjalankan tugas di Kabupaten Puncakjaya. Seluruh Dirjen, para staf ahli dan staf khusus hadir menyaksikanya,” kata Nixon mengikuti pemberian penghargaan ini.
Nixon telah melaporkannya kepada Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, melalui Pelaksana tugas Kadis Pertanian, Ino Siga.
Selain penghargaan Pahlawan Pangan, kata Nixon. Mentan juga memberikan tali asih Rp 50 juta untuk istri korban, dan keluarga korban yang mendampingi mendapat Rp 10 juta.
Baca juga:Air Mata Tiur Hutagalung Ingat Jokowi Datang ke Rumah Almahrum Dokter Hewan Alfonsius
Mentan juga menyediakan beasiswa bagi anak-anak korban sampai semampunya mereka menjalani pendidikan. Sedangkan Direktur Utama Bulog juga hadir dalam penyerahan penghargaan ini mengalokasikan anak atau keponakan korban menjadi pegawai tetap di Bulog.
“Tadi (Selasa padi tadi) Direktur Utama Bulog langsung telpon ke Bulog NTT di Kupang. Jatah drh. Alfonsius diberikan kepada keponaknya, Juan, anak dari Pak Hendrikus, kakak almahrum. Juan kuliah di Undana Kupang akan wisuda pada bulan Desember. Dia hanya lengkapi berkas langsung kerja,” kata Nixon.
-
Ping-balik: Kementan Beri Beasiswa, Perum Bulog Pekerjakan Anak Korban Penembakan KKB – Dewadet





