Istri Gerebek Suami Selingkuh di Maumere Viral di Media Sosial

Pengerebekan pasangan diduga selingkuh di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Selasa 15 Juli 2025. (screenshoot).

MAUMERE,dewadet.dom-Pengerebekan pasangan selingkuh di kamar kos, Kota Maumere, Kabupaten Sikka ramai di media sosial facebook dan grup WhatsApp mulai Kamis malam 17 Juli 2025 dan masih berlangsung sampai Jumat siang ini, 18 Juli 2025.

Dari video yang beredar tampak tiga orang angota polisi berseragam   berada di teras kamar kos. Dua orang diantaranya berdiri di depan pintu kamar.

Tak lama berselang, seorang pria bertubuh gemuk mengenakan baju kaos  warna hijau membuka pintu kamar. Dia menghampiri kedua anggota polisi bicara sebentar di depan pintu kemudian kembali masuk ke kamar.

Seorang perempuan terdengar bersuara di sekitar kamar kos. Ia  mengenakan helm warna hitam strip hijau, putih dan merah.

Baca juga: Sepekan di Sikka Dua Anak Dibawah Umur Diperkosa, Seorang Korban Pulang Sembayang

Terlihat wajahnya ketika bicara dengan polisi. Ia teriak-teriak mendesak perempuan (maksudnya yang ada di dalam kamar kos) segera keluar.

“Saya harus pergi ke Lela omong di dia punya bapak mantu itu,” kata perempuan berkaca mata mengenakan bajo kaos merah mudah lengan panjang berpenutup kepala dan celana warna biru.

Ia sempat membuka kaca mata, mengumpat dan mencaci maki perempuan yang ada di dalam kamar dengan pria berbaju hijau yang sebelumnya tampak sebentar di depan pintu kamar.

Perempuan tersebut dan suara perempuan lainnya yang tak kelihatan wajahnya di dalam video turut mengumpat memaki pria dan wanita di dalam kamar tersebut. Seorang anggota polisi tak kuasa menenangkan amarahnya.

Baca juga: Melapor ke Polisi, Korban Pemerkosaan Dilecehkan Oknum Polisi di Sumba Barat Daya

Selanjutnya seorang pria bercelana warna gelap ukuran tiga perempat, baju kaos warna hijau mengenakan helm dan tas ransel warna hitam berjalan keluar dari teras. Hampir bersamaan juga, seorang perempuan berpakain rapi keluar dari kamar membawa tas kecil,memakai helm, sehingga tak kelihat jelas wajahnya.

Ia jadi amukan amarah perempuan yang sedari tadi menantinya di halaman rumah. Seorang perempuan lainnya juga turut menyerangnya. Helmnya perempuan tersebut terlepas dan terlihat wajahnya.

Informasi dihimpun menyebutkan, pria dan wanita digerebek berinisial VAM dan LSP.  Perempuan yang ikut gerebek adalah GRS, istri sah VAM.

VAM berprofesi pengajar pada salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Maumere. Perempuan berinisial LSP belum lama lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Kamar kos dikontrak  berlokasi di Napun Langir, Kelurahan Wolomarang, Kota Maumere.

Baca Juga:Pemda Sikka Tutup Tambang Ilegal, Kecamatan Alok, Alok Barat dan Allk Timur Tak Boleh Ada Tambang

GRS sudah lama mencurigai kelakuan VAM suaminya. Ia sering pulang larut malam. Beberapa kali dia memergoki suaminya berboncengan dengan LSP.

Kepala Kepolisian Resort Sikka, AKBP Bambang Supeno, S.IK, melalui Kasubsi Penmas Sihumas, Ipda Leonardus Tunga membenarkan ada laporan perzinahan. Ia hanya menyebut waktu dan lokasi kejadian pada Selasa, 15 Juli 2025 sekitar pukul 15.35 Wita di Kelurahan Wolomarang. Sikka.

Dia mengatakan bersamaan laporan perzinahan, juga dilaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan.

“Polres Sikka telah menerima laporan tersebut dan Sat Reskrim Polres Sikka telah menidaklanjuti dalam tahap penyelidikan.Keterangan lain akan kami sampaikan pada press conferensm,” kata Leonardus.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas PPAKB Sikka, Yani Yosepha membenarkan menerima dua laporan yang bersamaan yang telah dilanjutkan dengan laporan ke SPKT Polres Sikka. Pihaknya akan memberikan pendampingan kepada pelapor  korban yang merupakan korban kekerasan dalam rumah tangga   (KDRT).

‘Laporanya sudah kami terima.Kami juga akan damping korbannya,” kata Yani, Kamis siang, 17 Juli 2025. *

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan