Komitmen Pendidikan, Melky Mekeng Bangun Ruang Kelas Baru dan MCK di SMAN Kangae
MAUMERE,dewadet.com–Komitmen terhadap masa depan generasi muda Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur di bidang pendidikan kembali dilakukan oleh Ketua Fraksi Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng.Tiga ruang kelas baru dan dua unit MCK dibangun untuk SMAN Kangae..
Penyediaan fasilitas bagi peserta didik telah dimulai pembangunanya Senin, 19 Januari 2026 bermula dari kunjungan Melky, sapaan tahun silam ke sekolah tersebut. Keterbatasan fasilitas telah mengerakan hati mantan Ketua Badan Anggaran DPR RI.
“Kondisi sekolah ini menggugah beliau,sehingga dengan perjuangannya ruang kelas baru bisa dibangun,” kata Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sikka, Gorgonius Nago Bapa, dalam peletakan baru pembangunan.
Melky Mekeng berada di Komisi XI DPR RI membidangi anggaran dikatakan Usa Bapa, sapaannya menaruh perhatian yang besar dan memperjuangkan alokasi dana pada sektor pendidikan.
Baca juga:Melky Mekeng Bawah ke Gedung MPR, Testimoni Guru Honor Digaji Rp 250 Ditunggak 9 Bulan
Us Bapa mengatakan setiap reses, Melky Mekeng selalu menyempatkan waktu mengunjungi sekolah-sekolah, memberikan bantuan dan sumbangan pembangunan, rehab ruang kelas dan lain-lain.
Dikatakanya, pembangunan ruang kelas untuk memastikan anak-anak di Kecamatan Kangae nyaman dan layak mengikuti pendidikan. Fasilitas yang lebih memadai diharapkan mampu meningkatkan minat belajar dan mutu pendidikan di sekolah tersebut.
“Supaya anak-anak ini betah dan bisa belajar dengan baik, fasilitasnya juga harus disiapkan bagi masa depan mereka, untuk negara Indonesia ini, lebih khusus untuk Kabupaten Sikka ini,” kata Us Bapa.
Menurut Us Bapa, tidak menutup peluang akan datang lagi bantuan-bantuan lainnya, apalagi perjuangan untuk SMA Negeri Kangae telah dilakukan sebelum sekolah ini ada.
Baca juga:Melchias Mekeng Tebus Ijazah Rp 50 Juta di SMAK Santo Petrus Kewapante
“Sebelum sekolah ini berdiri kami sudah membantu. Sebelum ada izin bangunan, saya sudah buka jalan melalui pokir saya di DPRD Sikka. Ke depan kami pasti akan tetap perhatikan dengan perjuangan melalui dana-dana dari pemerintah maupun dari luar pemerintah. Itu yang akan kami kerjakan dan lanjutkan,” kata Us Bapa, menjabat Wakil Ketua DPRD Sikka.
Terbatas Sarana
Kepala SMA Negeri Kangae, Laurensius Blupur, mengatakan sekolah yang berdiri sejak 5 April 2019 masih terbatas sarana pendidikan. Bangunan permanen baru tersedia untuk ruang kepala sekolah, ruang guru, dan ruang komputer. Sedangkan untuk kegiatan belajar mengajar bagi 105 siswa berlangsung di empat ruang kelas darurat.
Laurensius berharap perhatian terhadap sekolah ini terus berlanjut, sehingga anak-anak punya kesempatan yang lebih baik untuk meraih masa depan.
Baca juga:Melky Mekeng Soroti Anggaran Sekolah Kedinasan Rp 105 Triliun, Anggaran Pendidikan Rp 91 Triliun
“Mudah-mudahan ke depan Pak Melky atau siapapun bisa melihat anak-anak bangsa daru Kangae bisa meraih masa depan lewat pendidikan,” harap Laurensius.
Camat Kangae, Eric S. Hermianus memberi dukungan bilamana ke depan dibutuhkan data melanjutkan penyediaan fasilitas bagi sekolah ini.
“Pemerintah desa dan kecamatan siap mengusulkan data yang berkaitan dengan pembangunan atau bantuan-bantuan yang lain,” kata Eric.
Seremoni ini dihadiri Pengawas Pembina SMA Negeri Kangae, Anjebertus Magnus, Ketua Komite, Arkadius, perwakilan Desa Kokorwahor Herman Yosep Jaro, sejumlah pengurus DPD Partai Golkar Sikka, para guru, dan peserta didik. Rohaniwan, RP Samuel Hampu, MI memberi berkat dalam pembangunan ruang kelas baru ini. *





