Yayasan Pendidikan Thomas Asuransikan Ratusan Peserta Didik Baru

Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi, mengunjungi SMPK Yapenthom Maumere pada pembukaan tahun ajaran baru, pertengahan bulan Juli 2026. (dewadet.com/eginius moa).

MAUMERE,dewadet.com-Sekitar 600 orang peserta didik baru yang  mengenyam pendidikan pada sekolah asuhan Yayasan Pendidikan Thomas (Yapenthom) Maumere mendapat asuransi kecelakaan dari pengelola yayasan. Terbosan ini untuk membantu para orangtua dan peserta didik menakala terjadi kecelakaan yang menimpa mereka.

“Tidak berlaku 24 jam, tetapi ketika peserta didik berangkat dari rumah ke sekolah dan ketika dia kembali dari sekolah ke rumahnya,” kata Ketua Yapenthom Maumere, Ricky Mane Pareira, Jumat  24 Juli 2026 di Maumere.

Yapenthom memasuki usia 79 tahun pada 1 Agustus 2026 mengelola tiga SMP yakni SMP Yapentho I, SMP Yapethom II, SMPK Santo Yohanes Nelle, dan SMKS Yohanes  XXIII.

Ricky menjelaskan, program yang baru berlaku di masa kepengurusan ini menyasar kepada peserta didik baru kelas I atau Kelas VII (SMP) dan Kelas IX (SMA/SMK). Dana asuransi ditanggung oleh yayasan.

Baca juga:Thomas Boleh Turun Taktha dan Masuk Penjara Tapi Yapenthom Tetap Hidup

Beberapa kasus kecelakaan lalu lintas menimpa peserta didik di Kabupaten Sikka, diakui Ricky Mane membebani pikiranya untuk melakukan terobsoan yang membantu peserta didik.

“Sebenarnya sudah lama kami memikirkan program ini, tapi baru kali ini bisa direalisasikan,” ujar Ricky didampingi Sekretaris Yapenthom, Vicky da Gomez, Kepala SMKS Yohanes XXIII, Bernard Badar, dan Kepala SMPK Yapenthom I Maumere, Gabriela Erika.

Ia berkata,“kalau yayasan mau memberikan uang duka misalnya berapa banyak.”

Bahkan sambung Ricky, peserta didik yang menunggak uang sekolah tidak dipulangkan ketika akan mengikuti sekolah. Bahkan ada juga yang sampai menyelesaikan pendidiknya dan telah melanjutkan ke jejang pendidikan beriktunya masih menunggak uang sekolah.

Baca juga:Yapenthom Rayakan HUT ke-79, Sekolah Pertama di Sikka Didirikan Raja Sikka

Sekretaris Yapenthom, Vicky da Gomez menambahkan sekolah tidak memulangkan peserta didik dari sekolah, karena tunggakan uang sekolah. Sebab, hakekat didirikannya sekolah ini mencerdaskan anak bangsa dan anak Nian Tana Sikka ini. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan