Korban Gempa di Hokor dan Watudenak Minta Bupati Sikka Penuhi Air Bersih dan Obat-Obatan

Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago mengunjumgi pengungsi di Kecamatan Bola, Sabtu 22 Agustus 2026. (dok.pemda sikka),

MAUMERE, dewadet.com-Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menyambangi warga mengungsi di Desa Hokor, Dusun Krado, Kecamatan Bola dan Dusun Watudenak, Kecamatan Hewokloang, Sabtu 22 Agustus 2026.

Melakukan dialog dengan para pengungsi pasca Gempa Flores bermagnitudo 7,7 pada hari Sabtu 15 Agustus 2026 pukul 05.58 Wita, JPYK akronim Juventus Prima Yoris Kago mendengarkan berbagai kebutuhan serta kendala dihadapi di tempat pengungsian.

Kebutuhan mendesak terutama air bersih dan obat-obatan diharapkan segera dipenuhi. Bupati menegaskan aspirasi dan kebutuhan yang diminta dicatat untuk segera ditindaklanjuti.

“Kebutuhan air bersih dan obat-obatan jadi prioritas penanganan dalam beberapa hari ke depan. Kami tidak akan membiarkan bapak dan mama berjuang sendiri,” kata JPYK.

Baca juga:Trauma Gempa 1992 Membekas di Warga Nangahale, Terima Kasih Kunjungan Bunda Literasi NTT dan Kabupaten Sikka

Menurutnya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sangat penting dalam penanganan bencana, terutama bagi warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

Selain kebutuhan air bersih dan obat-obatan, Pemerintah Kabupaten Sikka akan memastikan distribusi bantuan logistik dan pelayanan kesehatan menjangkau masyarakat terdampak di berbagai wilayah.

Koordinasi dilakukan berkelanjutan antara Pemkab Sikka, BPBD, TNI-Polri, tenaga kesehatan, relawan, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk mempercepat penanganan serta memastikan kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara tepat dan merata.

Juventus menegaskan asa tanggap darurat bukan hanya distribusi bantuan, tetapi juga tentang memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman, pelayanan kesehatan, serta pendampingan hingga kondisi berangsur pulih.

Baca juga:Wakil Presiden Kunjungi Enam Lokasi Gempa di Sikka Siang Ini

Santunan Korban Meninggal Rp 15 Juta

Bupati Sikka mewakili Kementerian Dalam Negeri RI menyerahkan santunan duka wafaf Rp 15 juta kepada keluarga almarhumah Mama Sophia di Dusun Wolokoli, Kecamatan Bola, sebelah selatan Kota Maumere.  Korban meninggal tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa bumi Flores pada 15 Agustus 2026.

JPYK, akronim Juventus Prima Yoris Kago menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya memberikan perhatian dan dukungan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana.

“Pemerintah hadir dan akan terus bersama masyarakat. Kami ingin memastikan keluarga korban maupun warga terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan dalam masa sulit ini,” ujar Bupati Juventus. *

Komentar

1 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan