Nama Calon Pengurus dan Pengawas Kopdit Obor Mas Dipilih RAT 2025
MAUMERE,dewadet.com-Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP Kopdit Obor Mas tahun buku 2025 dilaksanakan berjenjang dari RAT Mini pada 2.962 lokasi Kelompok Sahabat (KS) melibatkan 165.412 anggota membedah laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus dan laporan kerja pengawas serta memilih pengurus dan pengawas baru periode 2026-2029.
Tujuh calon pengurus akan dipilih dari antara sembilan nama yang telah lolos pemeriksaan kesehatan. Kesembilan nama calon tersebut adalah Valentinus Vidis, S.Pd, Andreas Mbete, S.Pd, Valerianus Samador, SP, Drs. Aleksius Bertolomeus,Theresia A. Bala, S.Kep., M.Kes, Elberth Selong Parera, S.Sos. Fedrik Edimundantes, Abraham Duran, dan Benediktus Bensi.
Sedangkan enam nama calon pengawas akan dipilih lima orang terdiri dari Dr. Yosefina Andia Dekrita, SE., MM, Konstantinus Pati Sanga, SE., MSA., AK, Martina Alexa Meso, SE, Paulus Libu Lama Witak, S.Fil, Dr. Imanuel Wellem, SE MM, dan Roneni Sisilia, S.Ak.
Para calon pengurus dan pengawas ini telah melewati tahapan pemeriksaan kesehatan serta Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang diselenggarakan tim dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT.
Baca juga:RAT Mini Kopdit Obor Mas 2025; Membedah LPJ, Pilih Pengurus dan Pengawas
General Manajer Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, Sabtu 9 Mei 2026 menjelaskan sembilan calon pengurus dan enam orang calon pengawas ini, dalam rapat pengurus, pengawas dan tim nominasi diputuskan memilih tujuh orang pengurus. Demikian juga, enam orang calon pengawas akan dipilih lima orang.
“Tidak mungkin anggota disuruh memilih sembilan orang, demokrasinya tidak jalan, sehingga disepakati memilih tujuh orang pengurus dan pengawas dipilih lima orang dari enam orang calon,”kata Yanto.
Para calon pengurus yang kelak menjadi pengurus adalah yang memperoleh suara terbanyak urutan satu sampai tujuh untuk ditetapkan menjadi pengurus dalam rapat paripurna. Sedangkan calon pengawas memperoleh suara terbanyak 1-5 ditetapkan jadi pengawas.
Setelah ditetapkan menjadi pengurus dan pengawas terpilih,mereka melakukan pertemuan tertutup menetapkan komposisi ketua pengurus, wakil ketua, sekretaris dan bendahara. Demikian juga ketua dan sekretaris pengawas.
Baca juga:Kopdit Obor Mas KCU Lembata Selenggarakan RAT Mini Terbanyak 223 Lokasi
Yanto mengakui bahwa siapapun calon pengurus dan pengawas periode ini kelak terpilih punya kualifikasi pendidikan yang mumpuni. Ia menyebut pendidikan para pengawas hampir semuanya kualifikasi S-2 dan ada dua orang berpendidikan doktor atau S-3.
“Kami menajemen akan ikuti saja pilihan anggota. Kami siap bekerjasama menyukseskan lembaga ini,” pungkas Yanto.
Kopdit Obor Mas memulai agenda besar tahunan menyelenggarakan RAT 2025 melibatkan sebanyak 165.412 anggota tersebar di Pulau Flores, Lembata dan Pulau Timor.
RAT Tiga Tahap
Baca juga:Kopdit Obor Mas Gelar RAT Mini di 2.962 Titik Libatkan 165 Ribu Anggota
RAT Kopdit Obor Mas berlangsung tiga tahap dimulai RAT Mini berlangsung sejak Jumat 8 Mei-17 Mei 2026 pada 2.962 titik. RAT mini melibatkan sebanyak 20-75 orang anggota yang tersebar dalam setiap Kelompok Sahabat atau KS.
“Setelah tahapan RAT Mini dilanjutkan ke tahapan RAT Midi berlangsung pada 32 kantor cabang. Terakhir RAT Paripurna akan diikuti semua perwakilan cabang. Keputusan RAT paripurna sifatnya mengikat semua anggota. Inilah forum demokrasi tertinggi milik semua anggota sebagai pemilik lembaga ini,” terang Yanto, sapaan Frediyanto.
Dalam sehari, kata Yanto, pelaksanaan RAT Mini berlangsung pada 10-12 titik. Maka, ada KS yang didampingi pengurus, ada yang oleh pengawas dan juga manajemen.
Segala hal yang ditanyakan oleh anggota akan dijelaskan oleh pengurus, pengawas dan manajmen yang hadir. Jika pertanyaan atau permintaan penjelasan tidak bisa ditanggapi atau jawaban diberikan belum tepat dan benar, akan dibahwa ke RAT Midi.
Baca juga:53 Tahun Kopdit Obor Mas, Bukan Hanya Usia Tapi Perjuangan Nilai, Gerakan dan Kemanusiaan
“RAT Mini dihadiri anggota harus kuorum 50 persen ditambah satu. Kalau tidak penuhi kuorum maka RAT ditunda. Hasil keputusan RAT Mini akan dibawa dibahas ke RAT Midi. Hal-hal yang sifatnya teknis bisa dijelaskan olejh manajemen diselesaikan di RAT Mini. Tergantung bobot pertanyaannya ditangapi,” kata Yanto.
Setelah pelaksanaan RAT Mini di KS dijadwalkan selama 10 hari dan tahapan kedua RAT Midi berlangsgung pada 18-26 Mei 2026 di semua kantor cabang wajib dihadiri pengurus dan pengawas. Peserta RAT Midi adalah utusan dari semua KS yang menyelenggaraka RAT Mini.
Yanto menambahkan, tujuan RAT tiga tingkatan ini untuk menemukan aspirasi anggota, memberi ruang yang seluas-luasnya kepada anggota menjalankan hak demokrasinya. Karena anggota adalah pemilik lembaga, sehingga meraka punnya hak untuk minta pertanggangjawaban pengurus atas mandataris yang diberikan mengelola lembata ini. *
Penulis: Eginius Moa
Editor: Eginius Moa



