Orias Banoet; Jangan Sepelekan SRI Membantu ketika Sakit
SOE, dewadet.com-Sakit usus buntu yang diderita mengharuskan Orias Banoet harus menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SoE, ibukota Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Biaya operasi ditanggung BPJS Kesehatan yang dibayarnya secara mandiri. Usia operasi, warga Desa Taeftop, Kecamatan Molo Utara harus menginap lagi dua malam di rumah sakit milik pemerintah sebelumnya kembali ke rumahnya.
Menjalani masa menjalan pemulihan, Orias belum bisa aktivitas secara normal seperti sebelum jatuh sakit. Di saat itulah, Orias mendapatkan dana simpanan rawat inap (SRI) dari Kopdit Obor Mas. Penyerahannya sudah dilakukan di kediamnya Jumat, 12 Desember 2025 oleh Manajer Kopdit Obor Mas Kantor Cabang Utama TTS.
“Uangnya tidak banyak, hanya Rp 400 ribu, karena saya hanya dua malam dirawat di rumah sakit tersebut. Tapi yang utama bagi saya ada perhatian dengan simpanan SRI di Kopdit Obor Mas,” ujar Orias Banoet, dihubungi Sabtu malam, 13 Desember 2025.
Baca juga:10 Tips Sukses General Manajer Kopdit Obor Mas
Kata Orias, sebenarnya dia bisa mendapat dana SRI lebih besar. Namun dia tidak mengurusnya ketika dirawat di Puskesmas Kapan sebelum dirujuk ke RSUD SoE.
“Saya senanglah bisa dapat SRI. Sebab, belum tentu kita jadi anggota di koperasi yang lain ketika keluar dari RS bisa dapat uang,” sambungnya lagi.
Sebelumnya, kata Orias, dua atau tiga orang anggota di Kelompok Sahabat di Desa Taeftop juga menerima SRI usai dirawat di RS.
Setoran SRI sebesar Rp 100 ribu setahun selalu menjadi bahan motivasi kepada kepada anggota Kelompok Sahabat di Taeftop, selain simpan wajib Rp 50.000 perbulan.
Baca juga:Pagi Dipanggil GM, Malam Martinus Dilantik Pimpin Kopdit Obor Mas Cabang ‘Texas’
“Semua anggota saya rata-rata taat dengan setoran wajib bulanan. Saya juga selalu ingatkan anggota,jangan sepelekan SRI Rp 100 ribu setahun, Manfaatnya besar ketika kita sakit dan dirawat. Buktinya sudah beberapa anggota yang mengalaminya,” imbuh Orias. *




