Patroli Dishub Sikka HalauTruk Besar Bongkar Muat di Jalan

Bongkar muat dari truk keci ke truk besar ekspedisi Maumere-Surabaya, Jumat siang 30 Januari 2026. (dewadet.com/eginius moa).

MAUMERE,dewadet.com-Patroli Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka menghalau aktivitas bongkar dan muat barang oleh para pengemudi truk  ekspedisi di dalam Kota Maumere.

Pada Jumat siang, 30 Januari 2026, dua truk ekspedisi Maumere-Surabaya melakukan pemuatan barang di ruas jalan samping Paroki Kristus Raja Maumere dihalau dari lokasi tersebut. Salah satu tempat yang disiapkan yakni Terminal Madawat di Jalan Gaja Mada, lokasi yang  sekian tahun dibiarkan kosong dan tidak terurus.

“Masyarakat yang menemukan truk ekspedisi atau truk-trruk kecil bongkar muat di jalan laporkan kepada kami. Patroli Dishub akan merespon melakukan penertiban,” kata Kepala Dishub Sikka, Yohanes Emil Stariawan, Jumat siang.

Jemi Sadipun, sapaan Yohanes belum sebulan mengemban jabatan Kadis Dishub Sikka menegaskan pelarangan bongkar dan muat barang  di sisi jalan raya rutin dilakukan oleh Patroli Dishub.

Baca juga:Sopir Angkutan Pedesaan Hadang Pikap Angkut Penumpang, Dishub Sikka Kewalahan Menertikan

Warga masyrakat yang menemukan bisa berpartisipasi menyampaikan laporan. Patrooli Dinas Perhubungan akan meresponnya.

Dikatakan Jemi Sadipun, bongkar dan muat akan ramai ketika jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal roro Surabaya-Maumere atau sebaliknya. Para pengemudi truk ekspedisi yang turun dari kapal memindahkan barang ke truk kecil di sisi jalan raya.

Begitupula pada jadwal keberangkatan kapal dari Maumere ke Surabaya. Banyak pengemudi truk ekspedisi memarkir kendaraan di sisi jalan, lalu pengemudi truk kecil memindahkan muatnya ke truk ekspedisi.

Aktiviitas ini menganggu lalu lintas kendaraan dan mencipatkan ketidaknyaman kepada pengguna jalan dan potensial kecelakaan lalu lintas. Truk-truk besar tersebut akan mengunakan setengah dari lebar jalan.

Baca juga:Ratusan Kapal Pinisi Ilegal Operasi di Labuan Bajo

“Pengemudi truk ekspedisi mau muat atau turunkan muatan silahkan masuk ke terminal, bagi yang tidak punya gudang. Truk yang punya gudang, kita akan arahkan masuk ke gudangnya,” tegas Jemi Sadipun.

Seperti terlihat hari Jumat siang, beberapa truk ekspedisi parkir di Terminal Madwat. Ke depan pemerintah memindahkan bongkat muat memanfaatkan lahan kosong di depan Gedung Cosik atau depan Pasar Alok. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan