Aroma Makanan Kaki Lima Terganggu Aroma Sampah di Belakang Gelora Samador, Pagi Bersih Siang Berserakan
MAUMERE,dewadet.com-Penjualan aneka makan dan minuman oleh pedagang kaki lima pada setiap malam di pelataran belakang Gelora Samador di Kota Maumere menjadi tidak nyaman dengan aroma tumpukan sampah yang letaknya sekitar 30-an meter.
Meski lingkungan sekitar kurang sehat, ratusan konsumen setiap malam datang ke lokasi itu membeli makanan dan minuman. Ada juga lesehan jaraknya relatif dekat dengan sampah yang dibuang berserakan di lokasi berseberangan jalan dengan kompleks SMAN 1 Maumere.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sikka, Adeodatus Buang da Cunha, mengatakan petugas kebersiihan kewalahan mengatasi sampah di berserakan di belakang Gelora Samador.
“Sampah dibuang berserakan sangat menyulitkan petugas kami kumpulkan lalu angkut. Saya minta tolong sampah disimpan di dalam karung atau kantong, sehingga memudahkan pengangkutan dibuang ke TPA,” pinta Buang da Cunha, disampaikan kepada wartawan Jumat pagi, 19 September 2025.
Ia mengatakan, angkutan sampah akan lebih lama karena petugas harus memungut kembali sampah-sampah yang berserakan.
Pada Jumat pagi, kata Buang Da Cunha, stah DLH sudah membersihkan lokasi di belakang Gelora. Ia minta kepada warga sekitar yang membuang sampah ke lokasi itu supaya menyimpan sampah di dalam tas, kantong atau karung.
“Saya minta kerjasamanya saja. Sadarlah untuk tidak buang sampah sembarangan. Dengan menyimpan sampah pada wadahnya sudah sangat membantu petugas kami,” imbau Buang Da Cunha.
Ia tegaskan lagi, sampah di kota ini tidak akan pernah bisa diselesaikan kalau kesadaran tidak tumbuh dalam diri setiap orang.
Buang Da Cunha minta warga sekitar membantu memantau warga dari luar membuang sampah di area Belakang Gelora Samador. Sedangkan Camat Alok dan Lurah Kabor diajak proaktif mengedukasi warga agar sadar kebersihan, tidak membuang sampah di sembarang tempat. *





