Pelajar SMP Ambil Gitar Dipinjam Kerabat, Hilang Empat Hari Ditemukan di Kali Desa Rubit
MAUMERE,dewadet.com-Ditemukannya jasad siswi SMP MBC Hewokloang, STN (14) di Kali Watuwogat, Dusun Woloklereng, Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT, Senin siang 23 Februari 2026 bermula STN pergi dari rumah Jumat, 20 Februari 2026. Ia ke rumah kerabat mengambil gitar miliknya yang dipinjam oleh kerabatnya.
Hingga malam sekitar pukul 20.00 Wita, ia tak kunjung kembali k rumahnya. Keluarga Korban mencari ke rumah keluarga maupun kerabat tidak ditemukan. Dua hari tak ditemukan, keluarga membuat laporan kehilangan ke Polsek Kewapante pada Minggu 22 Februari 2026. Bersama polisi, mereka mencari STN.
“Korban ditemukan, Senin 23 Februarui 2026 sekitar pukul 14.00 Wita di Kali Watuwogat Desa Rubit,” kata Kepala Kepolisian Resort Sikka, AKBP Bambang Supeno, melalui Kasi Humas, Iptu Leonardus Tunga, dalam rilis, Senin malam.
Menurut kesaksian EM (48), kata Leonardus bahwa mereka menelpon kakak sepupu STN yang ada di Kupang. Informasi sepepunya, bahwa korban tidak jauh dari rumah kerabatnya yang meminjam gitar tersebut, tepatnya di bawah kali.
Baca juga:Jasad Remaja Putri Ditemukan Sekitar 5 Kilometer dari Tempat Tinggalnya di Desa Rubit
Mereka menyisir menyisir di Kali Watuwogat mencium bau sangat menyengat. Saksi EM melihat di bawah batu dengan tumpukan rerumputan, kayu bambu yang dipalang atau ditumpuk dari atas tumpukan rumput terdapat korban yang tidak bernyawa.
EM teriak memanggil YEB (32). Ia berkata “Moa mari dulu coba liat ini.” YEB bersama keluarga yang lainya sekitar enam orang menghampiri EM, Ternyata benar ada sesosok jasad sesuai ciri yang dicari adalah korban yang hilang sejak hari Jumat 20 Februari 2026.
Saksi EM menghubungi Kepala Desa Rubit supaya melaporkan kejadian ke Polsek Polsek Kewapante. Sekitar pukul 15.00 Wita, Kapolsek Kewapante bersama personil dan Tim Inafis Polres Sikka menuju lokasi kejadian.
“Penyidik sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban pelajar kelas VIII ini,” kata Leonardus. *





