Waspada Pasien Rujukan Emergensi! Seminggu RSUD MaumereTanpa Dokter Anesthesi dan Kandungan
MAUMERE,dewadet.com-Selama tujuh hari mendatang, Selasa 14-Senin 20 Oktober 2025 menjadi kewaspadaan bagi pasien rujukan emergensi yang membutuhkan anesthesi. RSUD dr.TC.Hillers Maumere mengalami kekosongan dokter spelialis anesthesi dan spesialis kandungan atau SpOG.
Pesan berantai yang beredar dikalangan bidan dan sejawat kesehatan, Senin 13 September 2025 meminta perhatian atas beberapa hal ugen. Pertama, saat ini RSUD dr.TC Hillers tidak ada dokter SpOG dan dr. anasthesi sampai tanggal 20 Oktober.
Kedua untuk rujukan maternal dan rujukan umum yang memerlukan proses anastesi tidak bisa dilayani di RSUD dr. TC.Hillers Maumere. Hanya bisa dilayani di RS Gabriel Kewapante.
Ketiga,tanggal 14-20 Oktober di RS Kewapante juga tidak dokter anasthesi hanya ada dokter SpOG sehingga untuk rujukan elektif untuk USG dan lainnya yang tidak membutuhkan tindakan anasthesi bisa dilayani di RS Kewapante dengan melakukan konsultasi lebih dulu dengan dr. Lydia.
Baca juga:Ketua Dewan Pengawas BLUD RSUD: Syukur Insentif Jasa Covid-19 Terbayar, Direktur Tak Terima Sesen
Keempat untuk rujukan emergensi yang membutuhkan tindakan anasthesi hanya bisa dilakukan di RSUD Larantuka atau RSUD Aeramo di Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Karena itu kepada setiap bidan desa dan bidan Puskesmas lebih meningkatkan lagi kondisi terkini semua ibu hamil. Semua tafsiran partus selama dokter tidak ada mohon dipantau sehingga masalah resiko tinggi atau komplikasi bisa dideteksi sedini mungkin dan bisa diatasi tanpa harus terburu-buru mengingat keadaan kita yang terbatas.
“Butuh kerja keras, sehingga tidak mempersulit semua pihak. Jangan lupa doakan untuk kita semua baik buat ibu hamil dan semua Nakes dalam keadaan sehat,” demikian pesan berantai yang beredar di berbagai platform media sosial.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus tak memberi respon menanggapi infomasi berantai kekosongan dokter spesialis kandungan dan dokter anesthesi.
Baca juga:Jaksa Lanjutkan Kasus Dana Covid RSUD Maumere, PKB Sikka Dorong Pansus Tata Kelola
Sebelumnya Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi, Selasa 3 Oktober 2025 mengatakan untuk mengisi kekosongan dokter anesthesi, manajemen RSUD Maumere meminjam dokter anesthesi dari RSUD Kewapante untuk mengisinya semenjak selesainya masa tugas dokter anesthesi dari Kemenkes RI.
Kata Simon Subandi, untuk kebutuhan jangka panjang, pemerintah Kabupaten Sikka telah menjalin kembali komunikasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Gaja Mada Yogyakarta pada akhir September 2025 agar bisa mengisi semua kebutuhan dokter spesialis.
“MoU dengan UGM sudah lama terjalin tinggal PKS-nya. Saya ke sana (Yogyakarta) bertemu dengan Wakil Dekan Fakultas Kedokteran UGM. Mereka menanyakan soal keamanan, insentif dan fasilitas yang mereka dapat. Mereka minta profil RSUD, kemudian akan zoom dulu lalu visitasi ke sini,” kata Simon.
Ia menambahkan, dokter spesialis ini tidak permanen bertugas. Setiap 4-5 bulan akan berganti, karena umumnya mereka adalah para dokter residen yang menjalani masa akhir pendidikan spesialias. Sambil juga kita kerjasama menyekolahkan dokter spesialis ke UGM. Mereka mau bantu. Kita minta secepatnya,” imbuh Simon. *
Penulis: Eginius Moa
Editor: Eugenius Moa




