Pokir DPRD Sikka Berkurang di 2026, Son Botu Bilang Nol Pun Tidak Masalah
MAUMERE,dewadet.com-Pengurangan anggaran oleh pemerintah pusat terhadap semua pemerintahan kabupaten/kota dan provinsi pada 2026 salah satunya berimbas pada alokasi dana Pokir DPRD Sikka diperkrakan berkurang 50-70 persen. Meski Porkir akan berkurang, sebenarnya rakyat tetap memperoleh dampaknya.
Bila pengurangan itu benar terwujud, anggota DPRD Sikka, Merison Botu mengajak semua rekannya di DPRD mengalosikan dana tersebut untuk memperkuat perlayanan di RSUD dr.TC.Hillres Maumere.
“Dana pokir yang dihimpun dari semua anggota DPRD, saya kira keluhan insentif dokter ahli, perbaikan fasilitas di RSUD bisa teratasi. Saya berpikir untuk alokasikan kepada Dinas Kesehatan untuk RSUD Maumere,” kata Merison Botu kepada wartawan usai rapat kerja DPRD dengan pemerintah Kabupaten Sikka, Jumat siang 31 Oktober 2025 di ruang sidang utama DPRD.
Politisi Partai Gerindra ini lebih sepakat dana Porkir dialokasikan untuk kebutuhan dasar bagi masyarakat di bidang kesehatan dan pendidikan.
Baca juga:Tahun 2026, Insentif Dokter Spesialis RSUD Maumere Rp 50-60 Juta Sebulan
“Bahkan menurut saya kalau dinolkan pun saya siap saja. Tapi kalau tahun depan masih ada maka sebaiknya pokir imi dialokasikan untuk pemanfaatkan kebutuhan dasar pendidikan dan kesehatan,” kata Son Botu, sapaanya.
Ketua Fraksi Partai Gerindra, Stefanus Say, mengatakan bila alokasi dana Pokir berkurang, maka alokasi untuk program dan kegiatan yang dijanjikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Sikka, semestinya juga turut dikurangi. Meski alokasi Pokir akan berkurang, rakyat tetap menikmati manfaatnya.
“Ini soal komitmen politik. Kalau kami (Pokir) turun.maka bupati dan wabup juga turun. Kalau bupati dan wabup punya janji rumah tidak layak huni,dan beasiswa, kami.juga punya janji,” tantang Stef Say.
Ketiua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sikka menyoroti problem lama di RSUD dr.TC.Hillers Maumere. Insentif dokter spesialis, jasa medis yang terus tertunda, dan tunggakan SKTM oleh pemerintah daerah berlangsung sejak 2023.
Baca juga:Dokter Spesialis Anestesi dan Obgyn Beri Pelayanan di RSUD Maumere
“Mari kita turun sama-sama supaya bisa selesai soal ini. Kalau tidak, maka tidak akan selesai-selesai. SKTM tanggungjawab kita (DPRD) juga,” kata Stef Say.
Informasi lain menyebutkan bahwa pengurangan dana Pokir DPRD Sikka tercapai dalam rapat konsultasi bupati dan wakil bupati dengan DPRD beberapa waktu lalu, meski belum disepakati besaran angka yang disepakati, *




