Suami Lapor Balik Istri ke Polres Sikka, Dugaan KDRT dan Manipulasi Status Perkawinan

RK bersama tim hukum dari YLBH-PKM memberi keterangan kepada wartawan di halaman Polres Sikka, Sabtu 12 September 2026. (dewadet.com/eginius moa).

MAUMERE,dewadet.com-Seorang suami GMS alias RK (34) mengadukan balik istrinya RWA alias Rosy atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perselingkuhan, manipulasi status perkawinan, penggelapan dan pencemaran nama baik ke Kepolisian Resort Sikka, Sabtu 12 Sepember 2026.

Laporan RK yang berprofesi sebagai Apologet dilakukan bersama kuasa hukum dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum- Konsultasi Pemerhati Masyarakat (YLBH-KPM) Masludin Ladidi, dan paralegal Tomy Bataona.

“Saya mengalami kerugian, karena nama saya terus-menerus dibahas di media sosial dan itu mengganggu kenyamanan saya. Perbuatan men-doxing di sosial media, memburukan nama saya, padahal sebenarnya merupakan urusan sumah tangga. Tapi dia membawanya ke sosial media,” kata RK.

“Saya pikir urusan ini tidak bisa dibawa ke sosial media. Dan, itu sangat merugikan saya sekali, mencemarkan nama baik saya dan saya anggap sebagai pembunuhan karakter saya,” RK menambahkan.

Baca juga:Istri Gerebek Suami Selingkuh di Maumere Viral di Media Sosial

RK mengatakan tanggal 28 Agustus 2026, Rosy melaporkan dirinya atas dugaan KDRT ke Polres Sikka. Kata polisi, laporan Rosy dimentahkan polisi, karena perkawinan mereka belum tercatat di Dinas Kependudukan dna Catatan Sipil Kabupaten Sikka.

“Sehingga laporan tentang KDRT tidak bisa dimasukkan,” Ladidi menambahkannya.

Menurut RK, laporan Rosy sangat mengganggunya, sehingga harus ada ‘standing poin’ dari pihak hukum.  “ Saya ajak YLBH-PKM untuk melakukanya,” kata RK.

Pencemaran nama baik yang dilakukan Rosy, kata RK ketika Rosy melakukan pembunuhan karakternya di media sosial.

Baca juga:Kumpul Kebo Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp 10 Juta

“Saya punya bukti karakter saya sebagai publik figur. Dia juga menyeret orangtua dan kakak adik saya. Bukti ada di tiktok dan youtube. Bagi saya sudah kelewat batas. Dia bahas sampai warisan keluarga, itu sungguh tidak benar,” tegas RK. *

Komentar

1 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan