Memberdayakan Kelompok Sahabat, Kopdit Obor Mas Bertekad Kembalikan Ideologi Nilai Koperasi

Syukuran perayaan HUT ke-53 KSP Kopdit Obor Mas di halaman kantor Jalan Kesehatan Kota Maumere, Pulau Flores, Provinsi NTT, Selasa malam 4 November 2025. (dewadet.com/eginius moa).

MAUMERE,dewadet.com-Perayaan HUT ke-53 KSP Kopdit Obor Mas, 4 Juli 2025 menjadi momentum berharga bagi Kelompok Sahabat (KS) Kopdit Obor Mas untuk  memberi kontribusi lebih nyata kepada kebaikan hidup anggota.

“Semangat berusaha dan mengembangkan usaha yang sudah ada perlu terus-menerus dilakukan oleh setiap anggota. Tujuan itu bisa  dicapai dengan ketekunan, kerja keras dan disilipin,  kelak  tercapai kehidupan anggota lebih baik,” kata Ketua Kopdit Obor Mas, Markus Menando, Selasa siang 4 November 2025 di Maumere.

Peringatan hari lahir tahun 2025 mengusung tema Pemberdayaan Kelompok Sahabat Obor  Mas melalui Re-ideologi Nilai Koperasi dan Community Development, memberi inspirasi kepada segenap pengurus dan manajemen bahu-membahu memberi perhatian kepada KS.

Menurut Nando, tema tersebut juga mengirim pesan tegas tentang nilai-nilai koperasi yang harus selalu hidup dalam diri pengelolaan yang tujuan akhirnya kesejahteraan anggota.

Baca juga:Hari ini 53 Tahun Lalu Kopdit Obor Mas, dari 98 Anggota dan Simpanan Rp 105.500

Kelompok Sahabat Obor Mas, diakui Nando punya peran sangat besar terhadap berbagai  pencapaian Kopdit Obor Mas.  Di dalam kelompok-kelompok kecil itu  mewadahi puluhan anggota membicarakan kebutuhan dan kehidupan anggota.

Sementara sambutan syukuran perayaan HUT, Selasa malam mengatakan ada  banyak prestasi dan penghargaan yang diberikan oleh pemerintah maupun lembaga-lembaga lainnya kepada Kopdit Obor Mas. Namun, banyak juga kekurangan dan masalah yang dihadapi yang perlu diatasi dan dilaksanakan.

Ia juga mengingatkan kembali sejarah didirikanya Credit Union (CU) Obor Mas 4 November 1972, sebelum menjelma menjadi Koperasi Kredit atau Kopdit, bermula dari keprihatinan kehidupan para guru masa itu.

“Gaji mereka kecil dan sering terlambat dibayar. Mereka hidup dalam keprihatinan, sehingga banyak juga guru yang  mundur. Para tokoh pendiri yang memahami kesulitan guru  mendirikan CU Obor Mas, wadah berhimpun mereka untuk mengatasi masalah mereka,” kata Nando.

Baca juga:Beruntung Ada Fidelis Vin Coro, Anggota Pendiri Kopdit Obor Mas; Dedikasi Sampai Akhir Hayat

Nando juga menggarisbawahi selama 22 tahun sejak CU Obor Mas didirikan 4 November 1972,  belum memiliki badan hukum. Meski legalitasi kelembagaan itu belum ada, para pendiri, pengurus dan anggota tidak putus asa. Keteladanan mereka dalam menyimpan, meminjam dan mengangsur  setiap kali menerima gaji patut ditiru.

HUT ke-53 dirayakan sederhana dengan misa syukur di halaman kantor dihadiri pengurus, pengawas, penasehat, menajemen, utusan LPDB, Puskopdit Swadaya Utama Maumere, tokoh Kopdit NTT, Romanus Woga, General Manajer Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, dan undangan. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan