MAUMERE, dewadet.com-Nelayan asal Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Provinsi NTT, Ahmad Junaidi (55) dan Jiar Junaidi Mendome (15) dilaporkan dua hari hilang, Minggu, 20 Sepember 2026 ditemukan selamat, meski kondisi mereka lemas dan sedikit dehidrasi.

Tim SAR Gabungan menemukan kedua nelayan pada pukul 12.18 WITA,   sedang terombang-ambing di sekitar perairan antara Pulau Sukun dan Pulau Palue, Kabupaten Sikka.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, dalam rilisnya menjelaskan bahwa Tim SAR  mengerahkan KN SAR Puntadewa dan RIB Kantor SAR Maumere, menemukan sebuah kapal beserta dua orang nelayan sedang terombang-ambing.

“Tim SAR Gabungan mendekati kapal tersebut, melakukan pengecekan dan diketahui bahwa kedua nelayan tersebut merupakan ayah dan anak yang sedang dalam pencarian,” kata Fathur Rahman.

Keluarga di Spanyol Beri Dukungan Pencarian Korban Tenggelam KM Putri Sakinah 

Ia melanjutkan,  ayah dan anak ini  dievakuasi ke KN SAR Puntadewa meskipun mengalami sedikit lemas dan dehidrasi. Kapal milik nelayan ini diikat pada rompon yang berada di sekitar lokasi penemuan.  Kedua nelayan tiba di Pelabuhan Wuring, selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, Sabtu sore, 19 September 2026, Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere menerima laporan pihak keluarga mengenai dua nelayan hilang kontak dalam  pelayaran menuju Pulau Karumpa, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Mereka berangkat dari Pelabuhan Wuring, Jumat 18 September 2026 pukul 14.05 WITA diperkirakan tiba di Pulau Karumpa pada pukul 22.00 WITA.  Kontak terakhir dengan keluarga pada 18 September 2026 pukul 16.10 WITA.

“Komunikasi terakhir, posisi kedua nelayan berada di sekitar Perairan Pulau Palue. Setelah komunikasi tersebut, nomor telepon keduanya tidak dapat lagi dihubungi hingga informasi diterima oleh Kantor SAR Maumere,” jelas Fathur Rahman.

Baca juga:Wisatawan Spanyol Muntah dan Lemas di Pulau Padar Diduga Keracunan

Kantor SAR Maumere mengerahkan KN SAR Puntadewa 250 dan RIB (Rigid Inflatable Boat) bersama unsur SAR Gabungan melaksanakan operasi pencarian terhadap kedua nelayan.

Selain juga melakukan koordinasi dengan SROP Maumere, para nelayan di wilayah Palue dan pulau-pulau di Kabupaten Sikka, serta nelayan di wilayah Pulau Madu dan Pulau Karumpa, Kabupaten Kepulauan Selayar, *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan