Tidak Bisa Tinggalkan Kerja, Orangtua Gantikan Anak Terima Medali Wisuda Politeknik Cristo Re
MAUMERE, dewadet.com-Pemandangan langkah berlangsung dalam seremoni wisudu Diploma III Politeknik Cristo Re, Keuskupan Maumere, Kabupaten Sikka di Pulau Flores, Sabtu siang 24 Oktober 2026 di Aula Panti Alma.
Dua orang tua mewakili anak mereka yang berhalangan hadir karena tidak bisa meninggalkan tempat kerja. Letsia Nambo dari Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada mewakili saudara kandungnya, Yulius yang bekerja di Tobelo, Maluku Utara, sedangkan Rugun Lando mewakili anaknya,Rofinus Rafi bekerja mengurus truk BBM di Terminal BBM Reo, Kabupaten Manggarai.
Keduanya maju menerima pengalungan medali dari Direktur Politeknik Cristo Reo, RD. Doni Migo dan berjabat tangan dengan para dosen. Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu, Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT, Yosef Rasi, mewakili Gubernur NTT, Melki Laka Lena, dan undangan menyaksikan momentum ini.
Wisuda Diploma III kepada 40 mahasiswa dari program pemeliharaan mesin otomotif, teknik mesin dan ekowisata, diantaranya sebanyak 10 orang telah diumumkan tempat kerjanya,
Baca juga:LPK Musubu Utus Empat Perawat Asal Flores Kerja di Jepang
Letsia Nambo mengatakan, sebenarnya sang ibu yang berencana mengikuti wisuda putranya. Namun pada waktu yang bersamaan, mamanya ada urusan sangat penting di kampung yang tidak bisa ditinggalkannya.
“Saya bahagia bisa mewakili adik menerima pengalungan medali wisuda. Adik saya tidak bisa hadir karena tidak bisa tinggalkan pekerjaaan d Tobelo,” kata Letsia Nambo. Kepada wartawan.
RD.Doni Migo mengatakan absenya kedua wisudawan ini selain jarak, juga ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.
“Mereka berhalangan dengan pekerjaan. Kami kalungkan (medali) kepada orangtuanya. Kami yakin bahwa dengan bekerja maka tugas orangtua sekurang-kurangnya mengantar mereka merajut masa depan,” kata RD.Doni Migo.
Baca juga:Orang Jepang Terkesan Bersih dan Rapih Bengkel Kerja Politeknik Cristo Re Maumere
Ia berharap semoga pengalungan ini menjadi kebanggaan keluarga, keringat dan air mata bapa dan mama.
RD.Doni mengatakan para wisudawan yang lain yang belum diumumkan tempat kerjanya, saat ini rekrutmen terbuka masih sementara berlangsung.
“Tidak sampai bulan Desember sudah ada kerja. Sampaikan juga salam kami kepada anak yang tidak sempat hadir,” pinta RD.Doni. *





