Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Lagi Malam ini, Tinggi Kolom Abu 1.000 Meter
LARANTUKA,dewadet.com–Gunung Ltobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores kembali memuntahkan abu setinggi 1.000 meter atau sekitar 2.584 meter di atas permukaan laut, Jumat 22 Agustus 2025 sekitar pukul 21.02 Wita.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi ± 1 menit 1 detik.
Laporan Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki merekomendasikan enam poin diantaranya, masyarakat di sekitar GunungLewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dan Sektoral Barat Daya – Timur laut 7 Km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki .
Kedua, masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya. Ketiga, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
Baca juga: Malam Ini, Gunung Lewotobi Laki-Laki Dua Kali Meletus
Keempat,masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
Diberitakan sebelumnya, GunungLewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, malam ini, Jumat 22 Agustus 2025 dua kali meletus. Letusan pertama pada pukul 19.49 Wita membentuk tinggi kolom abu teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 2.584 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu tersebut teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 4.4 mm dan durasi ? 3 menit 41 detik.
Sedangkan letusan kedua berlangsung pukul 20.12 Wita dengan tinggi kolom abu teramati 800 meter di atas puncak atau sekitar 2.384 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi 57 detik. *





