Guru Butuh Pelatihan Berkelanjutan Atasi Kesulitan Analisis dan Pengembangan Materi Esensial

Guru Butuh Pelatihan Berkelanjutan Atasi Kesulitan Analasis dan Pengembangan Materi Esensial

MAUMERE, dewadet.com-Para mengeluh kesulitan menganalisis materi esensial dan pengembangan materi esensial, serta kemampuan merangsang rencana pembelajaran mendalam.

Hal itu ditemukan Rd. Fidelis Dua pada saat menyampaikan materi Transformasi Karakter Guru dalam Mengimplementasi Pembelajaran Mendalam kepada para guru di Mauloo, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, 24-25 November 2025.

“Kondisi ini terjadi karena para guru tidak terbiasa dengan langkah kerja, mereka butuh pelatihan atau workshop guru yang berkelanjutan,” tulis Rd. Fidelis Dua, dalam pesan singkat kepada wartawan.

Workshop memperingati Hari Guru Nasional 2025, Rd Fidelis membeberkan tujuh karekater guru, yakni karakter pola pikir bertumbuh atau growth mindset. Karakter reflektif dan inkuisitif, karakter koaboratif dan rendah hati. Karakter berorientasi pada peserta didik,  karakter inovatif, kreatif, dan adaptif. Kemudian karakter humanis, komitmen terhadap etika dan nilai sosia, serta karakter melek tekonologi dan literasi digital.

Baca juga:Guru Pengelola Distribusi MBG Disediakan Insentif Rp 100 Ribu Per hari

Menurut Rd. Fidelis, dengan karakter-karakter ini guru diharapkan dapat mengimplementasi pembelajaran mendalam dengan tiga prinsip utama, yakni berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan; melalui tiga pengalaman belajar yakni memahami, mengaplikasi dan merefleksi.

Untuk itu guru harus dapat mengintegrasikan ketiga prinsip pembelajaran mendalam dan pengalaman belajar ke dalam rencana pembelajaran mendalam.

Ia menerangkan tiga tahapan kerja supaya mampu mengintegrasikan tiga prinsip pembelajaran mendalam dan tiga pengalaman belajar, yakni mulai dari analisis capaian pembelajaran yang diawali dari analisis materi esensial, pengembangan materi esensial (indikatar/ATP)  dan penyusunan rencana pembelajaran mendalam.

Keluhan guru ada kesulitan dalam menganalisis materi esensial dan pengembangan materi esensial, serta kemampuan merangsang rencana pembelajaran mendalam.

Baca juga:Rumah Guru PGRI Witihama Himpun Donasi Rp 10 untuk Korban Pelecehan

“Kondisi ini terjadi karena guru tidak terbiasa dengan langkah kerja ini. Maka butuh pelatihan atau workshop guru yang berkelanjutan..

Para guru peserta workshop Guru Berkarakter Menuju Optimalisasi Pembelajaran Mendalam di Mauloo 24-25 November 2025. (dok.Rd.Fidelis Dua).

Penulis: Eginius Moa

Editor: Eginius Moa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan