Kabupaten Sikka Berlakukan 16 Hari Darurat Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Rapat penetapan status tanggap darurat bencana letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di ruang rapat Rokatenda, Kantor Bupati Sikka, Kamis 19 Juni 2025. (dewadet.com/eginius moa)

MAUMERE,dewadet.com-Pemerintah Kabupaten Sikka menetapkan status darurat bencana merespon dampak letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, Selasa 17 Juni 2025. Status darurat bencana berlaku 16 hari dimulai Kamis, 19 Juni 2025 sampai 4 Juli 2025.

Penetapan darurat bencana dilakukan Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, dalam rapat Kamis 19 Juni 2025 pukul  09.00 Wita di Ruang Rapat Rokatenda, Lantai Kantor Bupati Sikka, Jalan El Tari.

Bupati Sikka mengatakan dampak erupsi mempengaruhi aktivitas semua orang, namun dia mengapresiasi gerak cepat dan penanganan cepat pasca erupsi.

“Apresiasi untuk pikiran, saran, pendapat dan kajian dan menaikan status bencana menjadi tanggap darurat sehingga bermanfaat untuk kerjasama  merespon bencana,” kata Jypik, sapaan Juventus Prima Yoris Kago.

Baca Juga: 26 Jalur Penerbangan Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-Laki, Termasuk 451 Penumpang Maumere

Sekretaris Daerah Sikka, Adrianus Firminus Parera, membeberkan hasil rapat bersama Menko PMK dan Kepala BNPB menyatakan bahwa letusan  Lewotobi Laki-Laki, Selasa 17 Juni 2025 merupakan letusan terbesar dalam sejarah letusan gunung tersebut.

Pertemuan tersebut, lanjut Adrianus Firminus merekomendasikan dilakukan modifikasi cuaca, mitigasi proaktif dari BNPB dan dinas-dinas terkait membentuk Posko selama pengendalian masa tanggap darurat bercana.

Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, mengingatkan setiap bantuan kepada korban bencana harus tepat sasaran dan sesuai kebutuhan para korban.

Simon minta dinas pertanian memetakan lahan pertanian terdampak dan kerugian didata dengan baik.

Baca juga:Bayi Kembar Dievakuasi ke Maumere Hindari Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki

Sedangkan dinas kesehatan disarankan Simon melengkapi sarana prasarana dan dinas Sosial mempastikan keadaan sosial masyarakat terdampak erupsi.

Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD Sikka, Stefanus Sumandi, Danlanal Maumere, Letkol Laut (P) Yoyok Ary Nugroho Achmar Syarifudin, Dandim 1603/Sikka, Letkol Arm Deny Ariesta Permana, Wakapolres Sikka, Kompol Nofi Posu,  Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Konstantia  Arankoja, Kasat Binmas Polres Sikka, Iptu Donatus Paru, Kasiops Basarnas Maumere, Suryaman, S.Ti,  Kasi Intel Kejari Sikka dan para kepala dinas.

Diberitakan sebelumnya, Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, Provinsi NTT kembali erupsi Selasa, 17 Juni 2025 pukul 17:35 Wita membentuk kolom abu teramati  sekitar 10.000 meter di atas puncak  atau sekitar 11.584 meter di atas permukaan laut.

Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki-laki dalam keterangan Selasa malam menyebut letusan itu juga membentuk kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara, timur laut, timur, tenggara, selatan, barat daya, barat, dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini sekitar 6 menit 53 detik. *

 

Penulis: Eginius Moa

Editor: Eginius Moa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan