Jalan Mauponggo-Boawae Putus, Wabup Nagekeo: Berat Akses ke Wilayah Terdampak Banjir
TRIBUNFLORES.COM, NAGEKEO–Ruas jalan utama dari Kecamatan Mauponggo dan Kecamatan Boawae serta dua jembatan yang menghubungan dua kecematan tersebut di Kabupaten Nagekeo putus dampak banjir besar melanda wilayah Maupunggo, Selasa 9 September 2025.
Rusaknya jalan utama dan jembatan disapu banjir mengakibatkan akses menuju wilayah bencana semakin berat dijangkau.
Wakil Bupati Nagakeo, Gonzalo Sada, meninjau wilayah itu,Selasa 9 September 2025 mengakui beratmya akses menuju wilayah dampak bencana..
“Sangat berat kondisinya, Kendaraan tidak bisa lewat. Namun, pemerintah berusaha agar bantuan bisa segera sampai,” kata Gonzalo.
Baca juga:Sembilan Orang Ditelan Banjir Mauponggo Kabupaten Nagekeo
Gonzalo mengimbau warga terdampak banjir untuk bersabar dan tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Pemkab Nagekeo terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penyaluran bantuan serta perbaikan infrastruktur darurat.
Turut mendampingi Wakil Bupati Nagekeo, Kepala BPBD Nagekeo Agustinus Pone, Kepala Dinas Perhubungan Stefanus Tipa, Camat Boawae Vitalis Bai, dan Camat Mauponggo Leonardus Loda, Wakapolres Nagekeo AKBP Rachmat Salichin, Tim SAR, serta personel TNI-Polri.
Diberitakan sebelumnya, sembilan orang warga Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo,. Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores menewaskan sembilang orang, tiga orang diantaranya telag ditemukan dan enam orang lainya belum ditemukan.
Bencana alam, dampak hujan lebat sejak Minggu sampai Senin, 7-8 Septembetr 2025 tak hanya merenggut nyawa manusia, namun merusak rumahpenduduk, lahan pertanian, dan iinfrastruktur desa.
Baca juga:Bendung Sutami di Mbay, Sosok Menteri Termiskin, Rumah Dicicil dan Tak Bisa Bayar Rumah Sakit
Hujan lebat mengakibatkan luapan empat sungai besar yakni Sungai Maumbena, Aesemi,Lowo Koke, dan Teo Dhea.
“Kerusakan sangat besar. Rumah warga disapu banjir, sawah tertimbun longsor, jembatan dan jalan putus,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nagekeo,Remy Jago, Selasa 9September 2025.
Desa yang terdampak banjir bandang yakni Kampung Betawa, Kali Maumbena, Jembatan Maukeli di Desa Maukeli. Kampung Pauleka di Desa Lokalaba,.
Di Desa Aewoe, banjir merusak Kantor Balai Penyuluh, Kantor Resort Peternakan, pemukiman warga, dan Jembatan Aetoro. Kampung Dhawe di Desa Lodalo.Kampung Bayu di Desa Wolokisa.*




