Pesta Nikah Dilumuri Darah, Bermula Maki Orangtua di Pemana, dan Joket Kasar di Maumere
MAUMERE,dewadet.com-Dua kasus penikaman menewaskan dua orang korban dan dua luka berat dari dua lokasi pesta pernikahan yang berbeda pada Jumat malam, 23 Agustus 2025 di Kabupaten Sika, Pulau Flores akhirnya terungkap.
Kepala Kepolisian Resort Sikka, AKBP Bambang Supeno melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tungga, menerangkan kasus penikaman di Dusun Buton, Desa Pemana, Kecamatan Alok sekitar pukul 00.20 Wita menyeret pelaku inisal H yang menewaskan S bermula makian H kepada S.
Sekitar pukul 23.40 Wita, S sepulang dari pesta pernikahan di Dusun Buton. Dia melintai jalan dekat rumah pelaku di dusun tersebut melihat H sedang duduk sendirian di bale-bale.
“Korban menghampiri H menanyakan, “Kamu juga yang tadi maki orangtua saya to,”kata S kepada H. Seketika itu, S memukul H sehingga terjadi perkelahian.
Pesta Berdarah di Maumere, Dua Korban Mati Kena Tikam dan Dua Orang Luka Berat
“Pelaku H menggambil sebilah pisau yang terhunus di pinggangnya. Dia langsung menikam korban pada bagian ulu hati,” terang Leonardus.
Seorang saksi dan rekan-rekan korban yang mengetahui kejadian itu menghampiri korban dan pelaku, saat itu juga pelaku langsung melarikan diri.
Mengetahui korban memegang perut yang mengeluarkan darah, mereka membawa korban ke Pustu Pemana. Belum sempat mendapat pertolongan, S sudah kebuuru meninggal dunia.
Keluarga korban yang tidak terima kematian S mencari pelaku ke PosPam tak menemukannya. Mereka melempiaskan amarah merusak rumah pelaku. KaposPam, Bripka Budi Prasetyo memberi pemamahaman kepada keluarga korban dan menenangkan kemarahan keluarga korban.
Budi Prasetyo membawa tersangka dari Desa Gunung Sari menuju ke Maumere menggunakan jolor Putra Tunggal. Kapolsek Alok, Iptu Maria Lusia Lero, SH, bersama timnya menjemput pelaku di Pelabuhan Lorens Say mengantarnya ke Polres Sikka.
Baca juga: Koalisi Masyarakat Sipil Desak Penganiayaan Prada Lucky Diadili Peradilan Sipil
Joget Kasar di Maumere
Berbeda lagi kasus penikaman di pesta nikah Jalan Karel Sasuit Tubun, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur menewaskan AAM. Warga Jalan Gotong Royong Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok meninggal dunia dini hari pukul 03.56 Wita, Sabtu 23 Agustus 2025 di RSUD TC Hillers Maumere. Sementara, pelaku ANM domisili di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Kabor.
Korban dan pelaku tidak saling kenal sedang joget di dalam tenda pesta. Mereka juga sempat keluar dari tempat joget, dan beberapa menit kemudian masuk kembali menari.
Pelaku ANM joget dengan gaya kasar ditegur oleh teman korban. Teguran itu memancingnya marah. Ia memukul korban dan mencabut sebilah pisau, lalu menikam tiga orang. Korban AAM meninggal dunia, sedangkan dua rekannya luka berat dirawat di RSUD dr.TC.Hillers Maumere. *





