Polisi Amankan Satu Orang Diduga Terlibat Kematian Remaja Putri SMP Hewokloang

Jasad pelajar SMP ditemukan di Kali Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Senin 23 Februari 2026. (dok.polres sikka).

MAUMERE,dewadet.com-Kurang daru 24 am setelah penemuan jasad  STN (14), pelajar kelas II SMP MBC Hewokloang, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT di Kali Watuwogat, Dusun Woloklereng, Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Senin siang 23 Februari 2026, polisi mengamankan  satu orang yang diduga terlibat dalam kejadian.

“Benar kurang dari 24 jam Tim Polres Sikka telah mengamankan satu orang yang diduga terlibat dalam kejadian. pelaku. Tim masih di lapangan untuk mengembangkan apakah ada yang lain, ” kata Kasi Humas Polres Sikka, Iptu Leonardus Tunga, merespon wartawan Selasa  siang 24  Februarui 2026.

Sementara itu Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi mengutuk keras tindakan pelaku yang dinilainya perbuatan biadab. Dia minta para pelaku dihukum seberatnya.

“Saya komunikasi dengan warga dan keluarga di sana beri dukungan kepada polisi ungkap kasus kematian anak ini. Saya minta usut tuntas kasusnya. Kalau temukan pelakunya, hukum dia seberatnya. Anak dibawah umur dihabisi masa depannya,” tegas Simon menghubungi wartawan Selasa pagi, 23 Februari 2026.

baca juga:Pelajar SMP Ambil Gitar Dipinjam Kerabat, Hilang Empat Hari Ditemukan di Kali Desa Rubit

“Ini pelaku biadab sekali. Tindakan kelewat batas kemanusiaan,” tegas Simon.

Simon mengaku mengikuti berbagai informasi yang dipublikasikan oleh media online dan penjelasan Kepolisian Resor Sikka menyelidiki kematian pelajar putri ini.

Korban diakui Simon, punya bakat musik yang bagus. Dia berangkat dari rumah hendak mengambil gitar miliknya yang dipinjam oleh kerabatnya pada Jumat sore 20 Februari 2026.  Ia tidak kembali lagi ke rumahnya, dilaporkan hilang ke Polsek Kewapante dan malah ditemukan telah meninggal di kali.

“Lokasi penemuan itu lumayan jauh kalau jalan kaki.  Itu (lokasi) terletak di Kojagelo, batas Desa Pogon dengan Desa Rubit. Harus usut tuntas,” pintas politisi Partai Golkar ini.

Baca juga:Jasad Remaja Putri Ditemukan Sekitar 5 Kilometer dari Tempat Tinggalnya di Desa Rubit

Diberitakan, kematian siswi SMP MBC Hewokloang, STN (14) ditemukan di Kali Watuwogat. Dusun Woloklereng, Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT bermula STN pergi dari rumah Jumat, 20 Februari 2026 ke rumah kerabat mengambil gitar miliknya yang dipinjam oleh kerabatnya.

Namun hingga malam sekitar pukul 20.00 Wita, korban tak kunjung kembali. Keluarga Korban mencari ke keluarga maupun kerabat, meski tidak ditemukan. Dua hari tak ditemukan, keluarga membuat laporan hehilangan ke Polsek Kewapante, Minggu 22 Februari 2026. Bersama polisi, mereka mencari STN.

“Korban ditemukan, Senin 23 Februarui 2026 sekitar pukul 20.00 Wita di Kali Watuwogat Desa Rubit,” kata Kepala Kepolisian Resort Sikka, AKBP Bambang Supeno, melalu Kasi Humas, Iptu Leonardus Tunga, dalam rilis, Senin malam.

Keterangan saksi EM (48), kata Leonardus bahwa mereka menelepon kakak sepupu STN yang saat itu ada di Kupang. Menurut informasi sepepunya,bahwa korban tidak jauh dari rumah kerabatnya yang meminjam gitar tersebut, tepatnya di bawah kali.

Baca juga:Ketua APPA NTT Desak Polres Sikka Tetapkan Tersangka Kasus 13 LC Pub Eltras Maumere

Mereka menyisir menyisir di Kali Watuwogat mencium bau sangat menyengat. Saksi EM melihat di bawah batu dengan tumpukan rerumputan, kayu bambu yang dipalang atau ditumpuk dari atas tumpukan rumput terdapat korban yang tidak bernyawa.

EM teriak memanggil YEB (32). Ia berkata ‘Moa mari dulu coba liat ini’. YEB bersama dengan keluarga yang lainya sekitar enam orang menghampiri EM, Ternyata benar ada sesosok jasad sesuai ciri yang dicari adalah korban yang hilang sejak hari Jumat 20 Februari 2026.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan