Tulisan Tuhan dan Gambar Pahlawan, Pesan Pater Buyung di Evaluasi Kinerja Keuangan Kopdit Obor Mas

GM KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering menyampaikan materi pada evaluasi kinerja keuangan semester I 2025  Kopdit Obor Mas, Kamis 3 Juli 2025 di Aula Puskopdit Swadaya Utama Mauumere. (humas kopdit obor mas/martonsius juang)

MAUMERE,dewadet.com-Pesan inspiratif dan syarat makna dari tulisan Tuhan pada mata uang Dollar Amerika dan gambar pahlawan pada mata uang Rupiah disampaikan Vikjen Keuskupan Maumere, Pater Stef Buyung, O.Carm, dalam misa pembukaan Evaluasi Kinerja Keuangan semester I tahun buku 2025 KSP Kopdit Obor Mas, Kamis 3 Juli 2025 di Aula Heinrich Puskopdit Swadaya Utama Maumere.

Pada setiap lembaran  mata uang Dollar Amerika, kata Pater  Buyung, tertulis In God We Trust (dalam Tuhan kami percaya).

Dari tulisan mata uang ini orang Amerika menyadari bahwa setiap berkat yang mereka peroleh, mereka yakin dan percaya semuanya bersumber dari Tuhan. Karena itu, uang seharusnya dimanfaatkan dengan baik dan bertanggung jawab.

Pesan moralnya menegaskan bahwa setiap orang yang bekerja di lembaga keuangan percaya dalam dalam nama Tuhan. Dan, orang mempercayakan uangnya ke koperasi supaya dikelola dan harus dijaga.

Baca juga: Kopdit Obor Mas masuk Kategori 100 Koperasi Besar Indonesia Tahun 2025

Sedangkan pada mata uang Rupiah selalu ada gambar para pahlawan. Gambar ini memberi pesan dan mengingatkan kepada setiap kita bahwa kita tidak boleh lupa dengan para pahlawan yang telah berjuang demi banyak orang. Ketika perjuangan itu telah membuahkan hasil, maka harus dijjaga dengan baik.

Ditegaskan Pater Buyung, evaluasi kinerja keuangan ini hendaknya menjadi momen untuk melihat sejauhmana perjuangan dan hasil yang diraih, kemudian memasang target untuk setengah tahun ke depan.

“Uang bukan segala-galanya, tapi semua hal butuh uang. Uang hanyalah fasilitas, yang utama adalah kita menjadi berguna bagi banyak orang,” imbuh  Pater Buyung.

General Manajer Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering,   menekankan menjaga nama baik lembaga. Jika ingin lembaga ini maju, Yanto, sapaan Frediyanto menekankan mengedepakan service excellent (pelayanan prima), menghindari fraud, karena fraud akan membuat pertumbuhan cabang tidak maksimal. Kemudian memaksimalkan menjual produk dan layanan yang dimiliki.

Baca juga: Kopdit Obor Mas ‘Jualan’ Produk dan Layanan kepada CPNS dan PPPK Kabupaten Sikka

“Apa artinya kita punya produk yang unggul jika tidak diperkenalkan ke public,” tegas Yanto.

Evaluasi kinerja keuangan dihadiri 238 orang diikuti penasehat, pengurus, pengawas, GM, Deputi PI dan Kepatuhan, manager area, staf kantor pusat, para manager cabang dan kantor cabang pembantu serta staf utusan cabang.  Kegiatan berlangsung tujuh hari akan diisi dengan pemasaran hasil, diskusi kinerja keuangan setiap kantor cabang dan seminar. *

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan